Nama-nama 34 Provinsi di Indonesia beserta Nama Ibukotanya

Mungkin tidak semua dari kalian mengetahui bahwa Indonesia saat ini memiliki 34 provinsi yang tersebar dari Sabang sampai Merauke dari Miangas hingga Pulau Rote.

Modul PKB Guru SD Kelas Bawah/Awal dan Tinggi/Akhir Kompetensi KK-A s.d KK-J

SIM PKB tampaknya telah benar-benar siap dilaksanakan. Meskipun masih saja terdapat PTK yang mengalami kesulitan dalam melakukan Registrasi dan Login Akun SIM PKB Guru.

Materi MOS/MOPD atau pengenalan lingkungan sekolah tahun pelajaran 2017/2018

Sesuai dengan Pedoman MOS. untuk memberikan kemudahan dan kelancaran pelaksanaan kegiatan di sekolah-sekolah dan menyesuaikan situasi dan kondisi masing-masing sekolah.

Ini Contoh Kreativitas Guru dalam Penguatan Pendidikan Karakter

“Jangan remehkan kreativitas guru. Jangan pesimis. Kita harus optimis,” tegas Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Sumarna Surapranata. Hal itu diungkapkannya terkait kemampuan guru berkreasi dalam menciptakan kegiatan yang mendukung Penguatan Pendidikan Karakter (PPK).

Inilah Kaldik TP. 2017/2018 Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2017/2018 Lengkap yang bisa di dpwnload secara grtais

Postingan kali ini yaitu tentang Kalender Pendidikan atau Kalender Akademik atau bisa juga secara akronimnya Kaldik Tahun Pelajaran 2017/2018 sengaja kami bagikan karena untuk memenuhi kebutuhan para sekolah, kepala sekolah, guru. Kalender Pendidikan ini diperuntukan bagi SD/MI SMP/MTs SMA/MA dan SMK/MAK.

Showing posts with label Buku. Show all posts
Showing posts with label Buku. Show all posts

Friday, March 8, 2019

Download Buku Guru dan Siswa Bahasa Inggris K13 Revisi 2017 Untuk SMA, MA, SMK, MAK Kelas XI (11), XI (11), XII (12)

Download Buku Guru dan Siswa Bahasa Inggris K13 Revisi 2017 Untuk SMA, MA, SMK, MAK Kelas XI (11)

KATA PENGANTAR
Untuk rasa syukur marilah kita panjatkan doa kita kepada Allah SWT (Tuhan Yang Masa Kuasa) yang telah memberikan kesehatan, baik sehat lahir maupun sehat bathin. Dan karena-Nya rahmat dan karunianya, kami dapat membagikan buku materi untuk kebutuhan dalam memenuhi pembelajaran siswa untuk Sekolah Menengah Atas, Madrasah Aliyah, Sekolah Menengah Kejuruan, Madrasah Aliyah Kejuruan semua itu di singkat (SMA, MA, SMK, MAK) Buku Siswa ini untuk Kelas XI atau 11 Kurikulum 2013 Revisi 2013 bersumber daru bukupaket.com.

Sejalan dengan perkembangan jaman kurikulum nasional dirancang untuk menyongsong model pembelajaran abad 21 yang di dalamnya menekankan pembelajaran aktf untuk mendorong siswa untuk belajar lebih aktif untuk mencari tahu dari berbagai sumber belajar, jadi bukan sekedar diberi tahu. Buku Siswa ini diharapkan menjadi salah satu sumber belajar bagi peserta didik yang dapat meningkatkan kemampuan seluruh siswa dalam bahasa inggris. 

Bahasa Inggris Siswa untuk SMA/ MA/SMK/MAK Kelas X, XI, dan XII  ini bertujuan untuk memberikan petunjuk secara umum maupun untuk petunjuk khusus kepada guru tentang cara menggunakan Buku Siswa semaksimal mungkin dalam pembelajaran bahasa Inggris di kelas. Hal penting yang perlu diketahui oleh guru adalah bahwa Buku Siswa dikembangkan dalam rangka membangun sikap, pengetahuan, dan keterampilan berkomunikasi siswa melalui pengalaman pembelajaran yang berbentuk beragam kegiatan berkomunikasi aktif, baik melalui kegiatan berbahasa Inggris yang bersifat reseptif maupun produktif. Hanya dengan terlibat aktif dalam kegiatan berkomunikasi, siswa dapat membangun sikap, pengetahuan, dan keterampilan berkomunikasi. Buku Guru ini diharapkan mampu merealisasikan implementasi Kurikulum 2013 di dalam kelas bahasa Inggris karena prosedur dan instruksi yang dikembangkan telah diupayakan agar dapat membantu siswa mencapai empat keterampilan berbahasa.

Mengingat bahwa penyajian isi dan pengalaman belajar dalam Buku Siswa merujuk pada pendekatan pembelajaran bahasa berbasis teks, baik lisan maupun tulis, maka guru bertugas memfasilitasi siswa agar dapat memahami fungsi sosial, struktur teks, dan fitur kebahasaan berbagai teks seperti yang diamanahkan oleh Standar Isi dalam Kurikulum 2013. Guru perlu membimbing siswa agar mampu mengungkapkan gagasan, baik secara lisan maupun tulis, dengan mengikuti kaidah dan langkah retorika yang sesuai. Aktivitas belajar pada setiap bab pada umumnya disusun dengan mengikuti tahapan yang sesuai dengan prinsip dasar belajar bahasa asing, yaitu tahap penyajian atau pemodelan (presentation), tahap perlatihan (practice), dan tahap penggunaan (production).

Berbeda dengan belajar tanpa ada buku ibarat akan makan tanpa ada nasi, ini kan sangat heran, pastikah ini terjadi? Mudah-mudahan ini tidak akan terjadi, karena selain dengan dapat memebeli buku di toko-toko sekarang dapat di unduh atau di download dari berbagai sumber diantaranya seperti ini. Kami menyediakannya untuk semua peserta didik di seluruh indonesia.

Bahasa Inggris sudah menjadi kebutuhan seperti di era sekarang, karena bahasa inggris merupakan bahasa nomor satu di dunia. Maka sudah sepantasnya sekolah-sekolah yang ada di Indonesia sudah memberikan mata pelajaran bahasa Inggris sebagai mata pelajaran yang wajib sesuai dengan kurikulum yang berlaku.

Buku Guru Bahasa Inggris Kelas 10, 11, 12 SMA/MA-SMK/MAK Kurikulum 2013 Revisi 2017 menunjukkan bahwa peran guru dalam meningkatkan dan menyesuaikan daya serap siswa dengan ketersediaan kegiatan pada Buku Siswa sangatlah penting. Oleh karenanya, guru diharapkan dapat memperkaya isi Buku Siswa dengan kreasi dan kreativitasnya dalam bentuk kegiatan-kegiatan lain yang sesuai dan relevan, yang bersumber dari lingkungan sosial dan alam terdekat dengan konteks mengajar.

Admin menyediakan untuk dimiliki baik oleh guru maupun oleh siswa yang kami sediakan pada link laman di bawah ini.

Buku Guru Bahasa Inggris K13 SMA/MA/SMK/MAK Kelas X, https://librarypendidikan.blogspot.com
Buku Guru Bahasa Inggris K13 SMA/MA/SMK/MAK Kelas X

Buku Guru Bahasa Inggris K13 SMA/MA/SMK/MAK Kelas XI, https://librarypendidikan.blogspot.com
Buku Guru Bahasa Inggris K13 SMA/MA/SMK/MAK Kelas XI

Buku Guru Bahasa Inggris K13 SMA/MA/SMK/MAK Kelas XII-https://librarypendidikan.blogspot.com
Buku Guru Bahasa Inggris K13 SMA/MA/SMK/MAK Kelas XII

BUKU BAHASA INGGRIS UNTUK GURU SMA, MA, SMK, MAK
Buku Siswa Bahasa Inggris K13 Untuk SMA, MA, SMK, MAK Kelas X Revisi 2017, https://librarypendidikan.blogspot.com
Buku Siswa Bahasa Inggris K13 Untuk SMA, MA, SMK, MAK Kelas X Revisi 2017

BUKU BAHASA UNTUK SISWA SMA, MA, SMK, MAK 
Semoga bertambah buku ini bertambah pula ilmu yang di dapat.

Wednesday, February 20, 2019

PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) SELEKSI CALON PEGAWAI PEMERINTAH DENGAN PERJANJIAN KERJA (PPPK) TAHUN 2019 DENGAN APLIKASI CATUNBK

PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) SELEKSI CALON PEGAWAI PEMERINTAH DENGAN PERJANJIAN KERJA (PPPK) TAHUN 2019 DENGAN APLIKASI CATUNBK

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia
POS PPPK Tahun 2019 Dengan Aplikasi CATUNBK-https://librarypendidikan.blogspot.com
POS PPPK Tahun 2019 Dengan Aplikasi CATUNBK
A. KETENTUAN UMUM
Dalam POS ini yang dimaksud dengan:
  1. Seleksi PPPK Tahun 2019 adalah seleksi calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja untuk menggali pengetahuan, keterampilan, dan sikap/perilaku peserta seleksi dalam memenuhi kompetensi manajerial, kompetensi teknis, dan kompetensi sosial kultural.
  2. Computer Assissted Test Ujian Nasional Berbasis Komputer yang selanjutnya disebut CATUNBK adalah aplikasi ujian berbasis komputer yang disiapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang digunakan dalam seleksi PPPK Tahun 2019.
  3. Tim Seleksi CATUNBK adalah petugas yang ditunjuk dan ditetapkan oleh BKD provinsi atau BKD kab/kota yang terdiri dari: penanggung jawab lokasi, proktor, teknisi, pengawas, dan panitia.
  4. Penanggung jawab lokasi adalah petugas yang ditunjuk oleh BKD provinsi atau BKD kab/kota dan bertanggung jawab di lokasi ujian.
  5. Proktor adalah proktor sekolah UNBK yang ditunjuk oleh BKD provinsi atau BKD kab/kota dan bertugas mengelola server ujian berbasis komputer.
  6. Teknisi adalah teknisi sekolah UNBK yang ditunjuk oleh BKD provinsi atau BKD kab/kota dan bertugas menyiapkan sarana dan prasarana ujian berbasis komputer.
  7. Pengawas adalah petugas yang ditunuk oleh BKD provinsi atau BKD kab/kota dan diberi tugas mengawasi pelaksanaan ujian.
  8. Panitia adalah staf BKD provinsi atau BKD kab/kota yang bertugas sebagai panitia selama pelaksanaan ujian.
  9. Peserta ujian adalah peserta seleksi PPPK Tahun 2019 yang melaksanakan ujian dengan menggunakan aplikasi CATUNBK.
B. MEKANISME PELAKSANAAN
  1. CATUNBK menggunakan model Computer Based Test (CBT) semi-online. Model CBT tersebut adalah model CBT yang membutuhkan koneksi internet pada saat sinkronisasi soal ujian (sebelum pelaksanaan ujian), rilis token, dan pada saat pengunggahan hasil ujian. Pada saat pelaksanaan ujian tidak diperlukan koneksi jaringan internet.
  2. Mekanisme Pelaksanaan CATUNBK dengan model Semi-Online dilakukan dengan cara sebagai berikut:
          a. Penanggungjawab lokasi ujian harus menyiapkan server lokal dan klien.
          b. Proktor melakukan sinkronisasi server lokal dengan server pusat secara daring (online) 
              beberapa hari sebelum ujian (mengunduh soal ujian dan informasi peserta).
          c. Proktor melakukan rilis token untuk memulai sesi ujian.
          d. Peserta ujian melakukan login untuk memulai ujian secara luring (offline) dari server lokal.
          e. Proktor melakukan upload hasil ujian ke server pusat secara daring (online).

Gambar berikut ialah ilustrasi CATUNBK menggunakan model CBT semi online:
C. PERSYARATAN TEKNIS
1. Server lokal
Spesifikasi minimal hardware server lokal yang harus disediakan pelaksanaan dengan menggunakan sampai dengan 50 klien dalam satu jaringan, sebagai berikut:
PC/Tower/Desktop (bukan laptop).
Processor dengan 4 core dan frekuensi clock 1.6 GHz 64 Bit.
• RAM 8 GB (Dengan VM RAM 4 GB).
• Harddisk 250 GB.
• Browser Google Chrome maksimal versi 64.0
• Exam Browser Admin (ExambroCBTSync)
• Operating System (64 bit): Windows Server/Windows 8/Windows 7.
• LAN CARD 10/100/1000 Mbps dua unit (satu ke jaringan internet dan satu ke Jaringan lokal).
• Cadangan server minimal 1 (satu) di setiap lokasi ujian.

Catatan:
Apabila jumlah klien lebih dari 50 sampai dengan 100, server lokal harus menambah kapasitas Over Clock pada Processor menjadi 3.2 GHz dan kapasitas RAM menjadi 16 Gb (dengan VM RAM 8 Gb).

2. Komputer Klien
Spesifikasi minimal hardware komputer peserta yang harus disediakan, sebagai berikut:
• PC, Laptop, Chrome book
• Monitor minimal 11.6 inch
• Processor Single core dengan frekuensi clock 400 MHz
• RAM minimal 512 MB
• Operating System: Windows minimal XP/LINUX Ubuntu 14.04/MAC OS /Chrome OS
• Browser Google Chrome maksimal versi 64.0
• Exam Browser Klien (Exambro)
• Hardisk minimal tersedia 10 GB (free space)
• LAN Card 10/100 Mbps
• cadangan untuk komputer klien minimal 10%.

3. Infrastruktur Pendukung
• Spesifikasi hardware jaringan yang harus disediakan, sebagai berikut:
Kabel       : minimal CAT5E 10/100/1000
Switch      : jumlah minimal 24 port dengan transfer rate 10/100/1000
Bandwith : minimal 1 Mbps dan stabil
IP             :
  • Jaringan lokal wajib menggunakan segmen 192.168.0.xxx dan diatur static.
  • Jaringan internet tidak boleh menggunakan segmen yang sama dengan jaringan lokal.
• Perangkat pendukung yang harus disediakan, sebagai berikut:
UPS : untuk server (tahan 15 menit)
Genset : untuk seluruh perangkat yang dipakai ujian
Monitor/layar besar : untuk menampilkan hasil ujian di luar ruang ujian Monitor/layar/papan tulis: untuk menampilkan token bagi peserta ujian di dalam ruang ujian
Printer : untuk mencetak dokumen
Scanner : untuk memindai dokumen

D. PENYIAPAN SISTEM CATUNBK
  1. Puspendik Balitbang Kemendikbud mengembangkan sistem yang mencakup desain, program aplikasi CATUNBK dan web CATUNBK di pusat untuk mendukung pelaksanaan seleksi PPPK Tahun 2019 dengan menggunakan CATUNBK.
  2. Pustekkom Setjen Kemendikbud menyediakan infrastruktur server dan jaringan di pusat untuk mendukung pelaksanaan seleksi PPPK Tahun 2019 dengan menggunakan CATUNBK.
  3. Puspendik Balitbang Kemendikbud berkoordinasi dengan lembaga lain yang terkait untuk mempersiapkan program aplikasi dan sistem CATUNBK.
  4. Puspendik Balitbang Kemendikbud menyusun petunjuk teknis penggunaan (user manual) dan bahan pelatihan bagi helpdesk, proktor, dan teknisi.
  5. Panitia BKD provinsi dan BKD kab/kota berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi, sekolah, Perusahaan Listrik Negara (PLN), penyedia layanan koneksi internet, dan berbagai lembaga terkait lainnya untuk menyediakan, mempersiapkan, dan memastikan lokasi ujian seleksi PPPK Tahun 2019 di daerahnya masing-masing.
E. PENETAPAN TIM PELAKSANA SELEKSI
  1. Puspendik Balitbang Kemendikbud membentuk Tim Teknis CATUNBK Pusat terdiri dari unsur-unsur: Puspendik, Pustekkom, Dirjen GTK Kemendikbud, dan Biro SDM Kemendikbud.
  2. BKD provinsi dan BKD kab/kota membentuk dan menetapkan Tim Pelaksana Seleksi PPPK Tahun 2019 yang terdiri dari: penanggungjawab lokasi, proktor, teknisi, pengawas, dan panitia seleksi.
F. PENETAPAN LOKASI UJIAN
1. BKD provinsi sesuai dengan kewenangannya, melakukan verifikasi dan menetapkan lokasi ujian.
2. Lokasi ujian yang ditetapkan sebagai tempat pelaksanaan seleksi PPPK dengan CATUNBK dapat dilaksanakan di:
a. sekolah;
b. gedung pertemuan;
c. kantor pemerintah;
d. perguruan tinggi; atau
e. tempat lainnya yang aman dan representatif.

3. Sekolah yang ditetapkan sebagai lokasi ujian adalah sekolah yang memenuhi syarat sebagai berikut:
a. Pernah menyelenggarakan UNBK 2018 secara mandiri dengan baik.
b. Memiliki infrastruktur yang memadai (server, komputer klien dan jaringan internet).
c. Memiliki ruang ujian dan ruang tunggu peserta yang memadai.
d. Memiliki Proktor dan Teknisi yang memenuhi persyaratan.
e. Tidak memiliki guru atau tenaga lain yang menjadi peserta seleksi PPPK.
f. Direkomendasikan oleh Pemerintah Daerah Provinsi.

4. Dalam hal lokasi ujian tidak dilaksanakan di sekolah UNBK, proktor dan teknisi yang ditugaskan dalam kegiatan seleksi di lokasi ujian adalah proktor dan teknisi sekolah UNBK.

G. PENETAPAN TIM HELP DESK (TIM LAYANAN BANTUAN)
  1. Tim CATUNBK membentuk tim helpdesk pusat untuk melakukan pendampingan dan pelayanan pengaduan dari tim seleksi pada saat persipan atau pelaksanaan ujian.
  2. Dinas Pendidikan Provinsi membentuk tim helpdesk provinsi untuk melakukan pendampingan dan pelayanan pengaduan dari tim seleksi pada saat persipan atau pelaksanaan ujian.
  3. Tugas tim helpdesk adalah:
          a. memberikan informasi dan penjelasan terhadap pertanyaan atau pengaduan yang diterima 
              dari pengawas, proktor, teknisi, atau panitia ujian;
          b. menerima, merekap, dan memberikan solusi terhadap pertanyaan, permasalahan dan/atau 
              pengaduan yang terkait dengan pelaksanaan ujian sesuai petunjuk teknis (juknis) yang 
              ditetapkan oleh panitia pusat; dan
          c. berkoordinasi dengan BKD provinsi atau BKD kab/kota atau panitia pusat sesuai dengan 
              kewenangannya.

H. KRITERIA DAN PERSYARATAN PROKTOR, TEKNISI, PENGAWAS, DAN PANITIA

JADWAL KEGIATAN
Jadwal Kegiatan Pengadaan PPPK/P3K Tahun 2019, https://librarypendidikan.blogspot.com
Jadwal Kegiatan Pengadaan PPPK/P3K Tahun 2019
JADWAL SESI UJIAN PPPK/P3K
Jadwal Sesi Ujian PPPK/P3K Tahun 2019, https://librarypendidikan.blogspot.com
Jadwal Sesi Ujian PPPK/P3K Tahun 2019
Selengkapnya :


Yang lainnya :
Tentang Akreditasi Sekolah.

Download Cover Sampul Map Label Akreditasi Sekolah Dasar 119 MAP Format Microsoft Word
Tentang USBN SD/MI
DOWNLOAD KISI-KISI DAN INDIKATOR SOAL USBN KELAS VI SD/MI BAHASA INDONESIA, MATEMATIKA, IPA TAHUN PELAJARAN 2018/2019 BONUS APLIKASI SKORIN NILAI PG DAN ISIAN 
Tentang Kumpulan Cerpen dan Dongeng :
DOWNLOAD KUMPULAN CERPEN & DONGENG MINUMAN NUSANTARA 
Demikianlah yang dapat kami tulis pada kesempatan ini yaitu terkait POS Seleksi Calong Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K) Tahun 2019 dengan Sistem Aplikasi CATUNBK.
Semoga bermanfaat. 

Thursday, December 6, 2018

Download Buku TUPOKSI Pedoman Panduan Kerja Kepala Sekolah

Download Buku TUPOKSI Pedoman Panduan Kerja Kepala Sekolah - Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikkan Nasional Nomor 13 tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah, diamanatkan bahwa seorang kepala sekolah harus memiliki standar kompetensi yang sudah ditetapkan. Kompetensi meliputi: Kompetensi Kepribadian, Kompetensi Manajerial, Kompetensi Kewirausahaan, Kompetensi Supervisi, dan Kompetensi Sosial.

TUPOKSI Pedoman Panduan Kerja Kepala Sekolah, http://librarypendidikan.blogspot.com/
TUPOKSI Pedoman Panduan Kerja Kepala Sekolah
Pada tahun 2015, dalam rangka pemetaan kompetensi Kepala Sekolah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayakan menyelenggarakan uji kompetensi Kepala Sekolah yang diikuti oleh 166.333 kepala sekolah dari jenis, jenjang, dan masa kerja yang bervariasi. Nilai rerata 3 kompetensi Kepala Sekolah adalah 56,37, untuk dimensi manajerial adalah 58,55, untuk dimensi supervisi pembelajaran adalah 51,81, untuk dimensi kewirausahaan adalah 58,75. Data tersebut menunjukkan bahwa Kepala Sekolah membutuhkan perhatian yang lebih serius dalam peningkatan kompetensi untuk setiap dimensi kompetensi.

Terkait dengan hal tersebut, dalam rangka mewujudkan Kepala Sekolah /Madrasah yang berkompeten, maka perlu disusun Panduan Kerja Kepala Sekolah/Madrasah sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas dan fungsinya tersebut. Seiring dengan perubahan kebijakan dan kebutuhan di lapangan, Panduan Kerja Kepala Sekolah/Madrasah berisi penjelasan tentang pelaksanaan tugas kepala sekolah/madrasah. Tugas ini sangat erat kaitannya dengan peningkatan kompetensi.

Panduan kerja ini diharapkan dapat dijadikan acuan bagi Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota, Pengawas Sekolah, dan para pemangku kepentingan pendidikan lainnya dalam melakukan pembinaan bagi Kepala Sekolah/Madrasah.

Kami mengucapkan terima kasih kepada Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia (AKSI) yang telah terlibat dalam penyusunan Panduan Kerja Kepala Sekolah ini.

                                                                                  Jakarta, April 2017
                                                                                  Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan,

                                                                                  Sumarna Surapranata, Ph.D
                                                                                  NIP. 195908011985031002

Pemerintah telah menetapkan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 sebagaimana diubah terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP). SNP dijadikan dasar dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pendidikan dalam rangka mewujudkan pendidikan nasional yang bermutu. Ruang lingkup Standar Nasional Pendidikan meliputi standar: isi, proses, kompetensi lulusan, pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan, dan penilaian. Standar-standar tersebut merupakan acuan dan kriteria dalam menetapkan keberhasilan penyelenggaraan pendidikan.

Penerapan standar nasional pendidikan merupakan serangkaian proses untuk memenuhi tuntutan mutu pendidikan nasional. Pelaksanaannya diatur secara bertahap, terencana, terarah, dan berkelanjutan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan lokal, nasional, dan global. Dalam proses pemenuhan standar tersebut diperlukan sejumlah indikator pencapaian untuk mempermudah dalam melaksanakan kegiatan pendidikan. Dan kegiatan operasional pendidikan berada di tingkat satuan pendidikan (sekolah) dalam upaya menghasilkan lulusan yang bermutu.

Sekolah dipimpin oleh kepala sekolah yang memiliki peran strategis dalam meningkatkan profesionalisme guru dan mutu pendidikan di sekolah. Kepala Sekolah sebagai pemimpin harus mampu: 1) mendorong timbulnya kemauan yang kuat dengan penuh semangat dan percaya diri kepada para guru, staf dan peserta didik dalam melaksanakan tugasnya masing-masing; 2) memberikan bimbingan dan mengarahkan para guru, staf dan para peserta didik, serta memberikan dorongan, memacu dan berdiri di depan demi kemajuan dan memberikan inspirasi dalam mencapai tujuan.

Untuk dapat melaksanakan fungsinya tersebut di atas, Kepala Sekolah harus:
  1. memiliki strategi yang tepat untuk meningkatkan profesionalitas pendidik dan tenaga kependidikan di sekolahnya;
  2. memiliki strategi yang tepat untuk memberdayakan pendidik dan tenaga kependidikan melalui kerja sama atau kooperatif, memberi kesempatan kepada para pendidik dan tenaga kependidikan untuk meningkatkan kemampuan profesinya, dan mendorong keterlibatan seluruh pendidik dan tenaga kependidikan dalam berbagai kegiatan yang menunjang tujuan sekolah;
  3. memiliki hubungan sangat erat dengan berbagai pihak yang terkait dengan upaya peningkatan mutu sekolah dan mendukung keterlaksanaan seluruh program sekolah dan produktivitas sekolah;
  4. melakukan pengawasan dan pengendalian untuk meningkatkan kinerja pendidik dan tenaga pendidikan;
  5. mampu memberikan petunjuk dan pengarahan, meningkatkan kemampuan pendidik dan tenaga kependidikan, membuka komunikasi dua arah, dan mendelegasikan tugas secara proporsional;
  6. memiliki strategi yang tepat untuk menjalin hubungan yang harmonis dengan lingkungan, mencari gagasan baru, mengintegrasikan setiap kegiatan, memberikan teladan kepada seluruh pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah, dan mengembangkan model-model pembelajaran yang inovatif; 
  7. memiliki strategi yang tepat untuk memberikan motivasi kepada para pendidik dan tenaga kependidikan dalam melakukan berbagai tugas dan fungsinya; dan 
  8. menjadi figur teladan yang dapat dijadikan contoh dan teladan bagi pendidik dan tenaga kependidikan maupun peserta didik;

Pelaksanaan tugas pokok kepala sekolah harus dapat diukur melalui penilaian kinerja kepala sekolah. 

Penilaian kinerja sebagaimana dimaksud meliputi:
  1. usaha pengembangan sekolah yang dilakukan selama menjabat kepala sekolah;
  2. peningkatan kualitas sekolah berdasarkan 8 (delapan) Standar Nasional Pendidikan selama di bawah kepemimpinan yang bersangkutan;


Demikian tupoksi Panduan Kerja Kepala Sekolah.

Wednesday, November 21, 2018

Download Pedoman Pelaksanaan Perhitungan Kebutuhan Guru SMP Versi 12 November 2018

Download Pedoman Pelaksanaan Perhitungan Kebutuhan Guru SMP Versi 12 November 2018 - Kementerian Pendidikan, Direktirat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Tahun 2018.
Pedoman Pelaksanaan Perhitungan Kebutuhan Guru SMP Versi 12 November 2018, https://librarypendidikan.blogspot.com/
Pedoman Pelaksanaan Perhitungan Kebutuhan Guru SMP Versi 12 November 2018
KATA PENGANTAR

Guru merupakan salah satu komponen yang mempunyai peran sangat penting dan menjadi ujung tombak dalam peningkatan mutu pendidikan. Oleh karena itu, salah satu upaya meningkatkan mutu pendidikan adalah dengan menyediakan guru profesional dengan kualitas dan kuantitas sesuai kebutuhan. 

Buku Pedoman Perhitungan Kebutuhan Guru SMP ini disusun untuk dijadikan acuan bagi instansi yang terkait dalam perencanaan kebutuhan guru serta rencana pemenuhan kebutuhan guru. Di samping itu pula digunakan untuk persamaan persepsi dari semua pihak yang mengelola pendidikan. Isi pedoman ini sudah  mengacu kepada undang-undang, peraturan dan kebijakan yang terkait dengan proses Perhitungan kebutuhan guru SMP.

Semoga Pedoman Perhitungan Kebutuhan Guru SMP ini dapat bermanfaat dan membantu para pengelola pendidikan dalam pemetaan, pengadaan dan penempatan (pemenuhan), pembinaan, pemantauan, dan pengevaluasian guru di Indonesia. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan kontribusi sehingga terwujudnya pedoman ini.

Lihat : 
Downloas Soal dan Kunci Jawaban PAS/UAS PAI dan BP SMP/MTs Kelas VII (7) Semester 1 (Ganjil)

                                                                                     Jakarta, Nopember 2018
                                                                                     Direktur Jenderal Guru 
                                                                                     dan Tenaga Kependidikan,




                                                                                     ………………………….
                                                                                     NIP. …….………………

Pedoman Pelaksanaan Perhitungan Kebutuhan Guru SMP Versi 12 November 2018, https://librarypendidikan.blogspot.com/
Pedoman Pelaksanaan Perhitungan Kebutuhan Guru SMP Versi 12 November 2018
DAFTAR ISTILAH
  • Alokasi jam adalah jumlah jam dalam struktur kurikulum dan jumlah rombel digunakan sebagai dasar perhitungan jumlah guru per mata pelajaran. 
  • Guru berdasarkan Kurikulum 2013 adalah guru yang mengajar berdasarkan mata pelajaran yang terdapat dalam Kurikulum 2013.
  • Jenis Guru adalah pengelompokan jenis guru berdasarkan sifat, tugas, dan kegiatannya 
  • Jenis mata pelajaran adalah mata pelajaran yang dimuat dalam Kurikulum 2013 digunakan sebagai dasar menentukan jenis guru. 
  • Perhitungan kebutuhan guru SMP adalah kegiatan yang menghasilkan jumlah keperluan guru SMP dengan menggunakan rumus yang telah ditetapkan baik secara uraian, tabuasi,  mau pun aplikasikomputer. Perhitungan kebutuhan guru dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat satuan pendidikan, provinsi, dan nasional.
  • Satuan Administrasi Pangkal yang selanjutnya disingkat Satminkal adalah satuan pendidikan utama yang secara administrasi Guru atau Kepala Sekolah terdaftar sebagai Guru atau Kepala Sekolah.
  • Tatap muka adalah Tatap Muka adalah interaksi langsung antara Guru dan peserta didik dalam kegiatan pembelajaran atau pembimbingan sesuai dengan beban belajar peserta didik dalam struktur kurikulum.
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Berdasarkan Peraturan Bersama Menteri Pendidikan Nasional, Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi, Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, dan Menteri Agama Nomor  Menteri Agama Nomor 05/X/PB/2011 Nomor SPB/03/M.PAN-RB/10/2011 Nomor 48 Tahun 2011 no.158/PMK.01/2011 no. 11 Tahun 2011 tentang Penataan dan Pemerataan guru PNS, diperlukan adanya upaya penataan ulang bagi terciptanya pemerataan distribusi guru PNS pada setiap jenjang pendidikan, yang meliputi pendidikan taman kanak-kanak/taman kanak-kanak luar biasa/raudhatul athfal/bustanul athfal, sekolah dasar/sekolah dasar luar biasa/madrasah ibtidaiyah, sekolah menengah pertama/sekolah menengah pertama luar biasa/madrasah tsanawiyah, dan sekolah menengah atas/sekolah menengah atas luar biasa/sekolah menengah kejuruan/madrasah aliyah/madrasah aliyah kejuruan dan bentuk lain yang sederajat yang diselenggarakan oleh Pemerintah atau pemerintah daerah. Sebagai implementasi peraturan tersebut, Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Dasar melalui Subdirektorat Perencanaan dan Pengendalian Kebutuhan Guru Pendidikan Dasar memiliki tugas antara lain perencanaan dan fasilitasi pengendalian kebutuhan guru pendidikan dasar termasuk perencanaan perhitungan kebutuhan guru.

Berdasarkan penjelasan di atas, maka dalam rangka membina dan mengembangkan profesi guru dan untuk menunjang kelancaran pelaksanaan pengelolaan guru, diperlukan perhatian khusus dari para pengelola pendidikan, terutama dalam hal perhitungan kebutuhan guru. Sehubungan dengan alasan tersebut, perlu diterbitkan Pedoman Perhitungan Kebutuhan Guru SMP untuk diterapkan di sekolah negeri maupun swasta.

Lihat :
Modul Guru Pembelajar Lengkap SMP, SMA, SMK
B. Dasar Hukum
  1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
  2. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.
  3.  Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.
  4. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
  5. Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahun 2000 jo Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2003 tentang Wewenang Pengangkatan, Pemindahan dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil.
  6. Peraturan Pemerintah Nomor 98 Tahun 2000 jo Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2002 tentang Pengadaan Pegawai Negeri Sipil.
  7. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.
  8. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 Tentang Guru
  9. Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil
  10. Peraturan Bersama Menteri Pendidikan Nasional, Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi, Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, Dan Menteri Agama Nomor  05/X/Pb/2011, Nomor  Spb/03/M.Pan-Rb/10/2011, Nomor  48 Tahun 2011, Nomor  158/PMK.01/2011, dan Nomor 11 Tahun 2011 tentang Penataan dan Pemerataan Guru Pegawai Negeri Sipil.
  11. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2012 tentang Kriteria Daerah Khusus dan Pemberian Tunjangan Khusus Bagi Guru.
  12. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 58 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah.
  13. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 79 Tahun 2014 tentang Muatan Lokal;
  14. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 62 Tahun 2014 Tentang Kegiatan Ekstrakurikuler.
  15. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 63 Tahun 2014 tentang Pendidikan Kepramukaan;
  16. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 111 Tahun 2014 tentang Bimbingan dan Konseling Pada Pendidikan Dasar dan Menengah.
  17. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah.
  18. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 11 Tahun 2018 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
  19. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 15 Tahun 2018 tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah, dan Kepala Sekolah.
  20. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penguatan Pendidikan Karakter.
Lihat : 
Unduh Prota Promes RPP dan KKM KTSP SMP.MTs Kelas 7, 8, 9 Lengkap Semua Mata Pelajaran
C. Tujuan

Pedoman Pelaksanaan Perhitungan Kebutuhan Guru SMP disusun dengan tujuan sebagai berikut.
  1. Sebagai acuan bagi Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, pengelola satuan pendidikan, dan pemangku kepentingan (stakeholder) lainnya dalam menghitung kebutuhan guru.
  2. Sebagai acuan bagi Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dan pengelola satuan pendidikan dalam menghitung kekurangan atau kelebihan jumlah guru.
  3. Sebagai  dasar pertimbangan pemetaan, pengadaan dan penempatan, pembinaan, pemantauan, dan pengevaluasian  guru di kabupaten/kota.
D. Sasaran

Buku pedoman ini disusun untuk digunakan oleh:
  1. Guru,
  2. Kepala Sekolah,
  3. Pengawas Sekolah,
  4. Penyelenggara pendidikan oleh masyarakat,
  5. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota,
  6. Biro Hukum Pemerintah Daerah Kabupaten/kota ,
  7. Badan Kepegawaian Daerah,
  8. Badan Kepegawaian Negara, 
  9. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, dan
  10. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
E. Manfaat

Pedoman Perhitungan kebutuhan Guru SMP bermanfaat bagi:
  1. Guru, Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan penyelenggara pendidikan untuk menghitung  kebutuhan guru;  
  2. Dinas Pendidikan, untuk merencanakan kebutuhan, pemetaan, pengadaan dan penempatan, pembinaan, pemantauan dan pengevaluasian guru SMP di wilayahnya;
  3. Badan Kepegawaian Daerah, sebagai bahan usulan formasi guru SMP;
  4. Badan Kepegawaian Negara, sebagai bahan pertimbangan teknis dalam penetapan formasi guru SMP;
  5. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, sebagai bahan pertimbangan untuk penetapan formasi guru SMP.
  6. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, untuk bahan pengambilan kebijakan terkait dengan guru SMP.
F. Ruang lingkup

Pedoman ini disusun dengan ruang lingkup: prinsip dan konsep dasar serta  perhitungan kebutuhan guru SMP tingkat satuan pendidikan, kabupaten/kota, propinsi, dan nasional berdasarkan mata pelajaran menurut Kurikulum 2013.
dst ......................

Selengkapnya silahkan download, linknya ada di bawah ini.
Hasil perhitungan kebutuhan guru dijadikan sebagai umpan balik bagi perencanaan peserta didik agar didapat populasi peserta didik yang membutuhkan jumlah guru paling efisien, memiliki beban mengajar antara 24 sampai dengan 40 jam tatap muka per minggu. Hasil perhitungan kebutuhan guru SMP dan perencanaan komponen pendidikan lainnya di SMP secara menyeluruh sebagai sasaran perencanaan dibandingkan dengan Dapodik untuk dianalisis kelebihan atau kekurangannya, pemetaan, pengadaan dan penempatan, pembinaan, pemantauan, dan pengevaluasian  guru SMP di kabupaten/kota .

Perhitungan kebutuhan guru SMP adalah bagian tak terpisahkan dari rencana pengembangan sekolah. Dengan demikian, perhitungan kebutuhan guru SMP harus dilakukan secara terpadu dengan komponen pendidikan lainnya yang terdiri dari kurikulum, sarana dan prasarana, siswa dan manajemen sekolah. Secara umum kewajiban mengajar paling sedikit 24 jam tatap muka dalam satu minggu yang harus dipenuhi oleh seorang guru sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku akan terpenuhi apabila jumlah guru di setiap sekolah direncanakan dengan baik.
 
Pemberlakuan kurikulum akan berdampak pada perubahan kebutuhan jenis dan jumlah guru, sehingga setiap satuan pendidikan harus menyusun kembali kebutuhan guru pada sekolah masing-masing. Dengan demikian, kabupaten/kota mendapatkan data kebutuhan guru yang akurat. Pedoman ini diharapkan menjadi acuan bagi satuan pendidikan, pemerintah daerah, dan Pemerintah dalam menghitung kebutuhan guru sebagai bahan untuk melakukan pemetaan, pengadaan dan penempatan, pembinaan, pemantauan, dan pengevaluasian   guru di Indonesia. Pengguna pedoman ini diharapkan memiliki kesamaan persepsi dan melaksanakan dengan komitmen, integritas, disiplin, dan kerja sama yang baik dengan semua pihak terkait.

Wednesday, September 19, 2018

DOWNLOAD BUKU PENGANTAR MANAJEMEN

DOWNLOAD BUKU PENGANTAR MANAJEMEN, https://librarypendidikan.blogspot.com/
DOWNLOAD BUKU PENGANTAR MANAJEMEN
SEBAGAI PENGANTAR .....
Marilah kita panjatkan puji dan syukur kepada Allah SWT, atas selesainya isi dari buku Pengantar Manajemen Buku Pengantar Manajemen ini terdiri atas 6 (enam) bab, cakupan materi yang dibahas meliputi Sejarah dan teori Manajemen, Kerangka kerja MSDM, Organisasi, Kepemimpinan, Manajemen Strategik, Motivasi, Perlu penulis sampaikan bahwa buku dalam Pengantar Manajemen ini selain menyediakan hard copy juga disediakan e-booknya.

Penulis berharap agar buku Pengantar Manajemen ini dapat menjadi bahan pendamping bagi mahasiswa yang mengambil mata kuliah Pengantar Manajemen.

Penulis juga sama dengan para pembaca sekalian yaitu sebagai manusia biasa dan sangat menyadari bahwa buku ini jauh dari sempurna, karena itu penulis sangat berterima kasih bila ada kritik dan saran untuk perbaikan pada edisi berikutnya.

PETA KONSEP MANAJEMEN

Peta Konsep Manajemen, https://librarypendidikan.blogspot.com/
Peta Konsep Manajemen
diambil dari sumbernya : Priyono, 2005, Fakultas Ekonomi Universitas Bina Darma Palembang

Dalam sejarah perkembangan manajemen tidak jauh berbeda dengan perkembangan manusia itu sendiri. Dalam arti, bahwa manajemen telah berlangsung sejak manusia itu berada di muka bumi ini, seiring dengan perkembangan dan tuntutan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Pada zaman purba atau jaman batu, sejak itu manusia juga menggunakan keterampilan dan keahliannya untuk membuat alat-alat dari batu guna merealisasikan tujuan hidupnya. Manajemen kemudian berkembang sesuai dengan perkembangan keahlian serta pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh oleh manusia itu. Pengetahuan serta teknologi (IPTEK) terns tumbuh dan berkembang. Sejak mulai pertumbuhan itu sekaligus juga mengembangkan keterampilan manajemen umat manusia.

Mempelajari sejarah manajemen sangat penting bagi kita untuk dapat memperoleh gambaran tentang bagaimana manajemen itu telah berlangsung pada masa lalu, bagaimana kemudian manajemen tersebut berkembang, perkembangkan pada masa lalu dan bagaimana manajemen tersebut berlangsung dewasa ini. 

Maka mulai dari sekarang kita harus pula mempelajari dan mengantisipasi perkembangan di masa mendatang yang tentu saja juga akan menentukan arah pertumbuhan manajemen itu sendiri. Sekarang kita telah mengetahui arah perkembangan manajemen tersebut maka kita juga akan dapat mempersiapkan diri kita untuk membekali diri kita masing-masing dengan keterampilan-keterampilan manajerial yang diperlukan di masa mendatang.

Untuk lebih jelasnya dari gambaran yang diuraikan di atas, gambar 1 berikut ini menunjukkan sejarah perkembangan manajemen dari zaman dahulu sampai dengan perkembangan sekarang ini.

Sejarah Perkembangan Manajemen, https://librarypendidikan.blogspot.com/
Sejarah Perkembangan Manajemen
Selengkapnya silahkan unduh.
Untuk lebih jelasnya silahkan untuk membaca buku pengantar manajemen ini. Agar paham tentang manajemen dalam kehidupan masa lalu, sekarang dan masa yang akan datang.
Sekian dan semoga bermanfaat.


Sunday, September 2, 2018

Buku 1 PKB Pembinaan dan Pengembangan Profesi Guru, Pedoman Pengelolaan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB)

Buku 1 PKB Pembinaan dan Pengembangan Profesi Guru, Pedoman Pengelolaan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) - Kementerian Pendidikan Nasional Direktorat Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan telah mengeluarkan Buku Pembinaan dan Pengembangan Profesi Guru.

Buku 1 PKB Pembinaan dan Pengembangan Profesi Guru - https://librarypendidikan.blogspot.com/
Buku 1 PKB Pembinaan dan Pengembangan Profesi Guru
Guru sebagai tenaga profesional mempunyai fungsi, peran, dan kedudukan yang sangat penting dalam mencapai visi pendidikan 2025 yaitu menciptakan insan Indonesia cerdas dan kompetitif. Karena itu, profesi guru harus dihargai dan dikembangkan sebagai profesi yang bermartabat sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. 

Konsekuensi dari guru sebagai profesi adalah pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB). Oleh karena itu, buku ini disajikan untuk memberi informasi seputar pengembangan keprofesian berkelanjutan guru. Buku pengembangan keprofesian berkelanjutan merupakan salah satu buku dari Pembinaan dan Pengembangan Profesi Guru. 

Sejatinya, guru adalah bagian integral dari organisasi pendidikan di sekolah secara menyeluruh. Agar sebuah organisasi termasuk organisasi pendidikan di sekolah mampu menghadapi perubahan dan ketidakpastian yang menjadi ciri kehidupan modern, Peter Senge (2000) mengingatkan perlunya mengembangkan sekolah sebagai sebuah organisasi pembelajar. Di antara karakter utama organisasi pembelajar adalah senantiasa mencermati perubahan internal dan eksternal yang diikuti dengan upaya penyesuaian diri dalam rangka mempertahankan eksistensinya. 

Baca : 
Pengertian dan Panduan Lengkap SIM PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru Pembelajar Tahun 2017
Syarat mutlak terciptanya organisasi pembelajar adalah terwujudnya masyarakat pembelajar di tubuh organisasi tersebut. Ini dapat dengan mudah difahami mengingat kinerja organisasi secara tidak langsung adalah produk kinerja kolektif semua unsurnya termasuk Sumber Daya Manusia. Oleh sebab itu, dalam konteks sekolah, guru secara individu maupun secara bersama-sama dengan masyarakat seprofesinya harus didorong untuk menjadi bagian dari organisasi pembelajar melalui keterlibatannya secara sadar dan sukarela serta terus menerus dalam berbagai kegiatan belajar guna mengembangkan profesionalismenya.

Untuk itu, sebagai bentuk aktualisasi tugas guru sebagai tenaga profesional, maka pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Nasional sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Undang Undang No 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen dan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan akan menfasilitasi guru untuk dapat mengembangkan keprofesiannya secara berkelanjutan. Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) ini diarahkan untuk dapat memperkecil jarak antara pengetahuan, keterampilan, kompetensi sosial dan kepribadian yang mereka miliki sekarang dengan apa yang menjadi tuntutan ke depan berkaitan dengan profesinya itu. 

Kegiatan PKB ini dikembangkan atas dasar profil kinerja guru sebagai perwujudan hasil Penilaian Kinerja Guru yang didukung dengan hasil evaluasi diri. Bagi guru-guru yang hasil penilaian kinerjanya masih berada di bawah standar kompetensi atau dengan kata lain berkinerja rendah diwajibkan mengikuti program PKB yang diorientasikan untuk mencapai standar tersebut; sementara itu bagi guru-guru yang telah mencapai standar kompetensi, kegiatan PKB-nya diarahkan kepada peningkatan keprofesian agar dapat memenuhi tuntutan ke depan dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya sesuai dengan kebutuhan sekolah dalam rangka memberikan layanan pembelajaran yang berkualitas kepada peserta didik.

Lihat : 
Modul PKB Guru SD Kelas Bawah/Awal dan Tinggi/Akhir Kompetensi KK-A s.d KK-J
Modul PKB Buku IPA SMP Lengkap KK-A Sampai KK-J Format Ms Word 
Sesuai dengan amanat Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya, PKB diakui sebagai salah satu unsur utama selain kegiatan pembelajaran/ pembimbingan dan tugas tambahan lain yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah yang diberikan angka kredit untuk pengembangan karir guru khususnya dalam kenaikan pangkat/jabatan fungsional guru. Harapannya melalui kegiatan PKB akan terwujud guru yang profesional yang bukan hanya sekedar memiliki ilmu pengetahuan yang kuat, tuntas dan tidak setengah-setengah, tetapi tidak kalah pentingnya juga memiliki kepribadian yang matang, kuat dan seimbang. Dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang kuat, tuntas dan tidak setengah-setengah serta kepemilikan kepribadian yang prima, maka diharapkan guru terampil membangkitkan minat peserta didik kepada ilmu pengetahuan dan teknologi melalui penyajian layanan pendidikan yang bermutu. Mereka mampu membantu dan membimbing peserta didik untuk berkembang dan mengarungi dunia ilmu pengetahuan dan teknologi yang secara cepat berubah sebagai ciri dari masyarakat abad 21. Secara umum, keterkaitan antara Penilaian Kinerja (PK) GURU, PKB dan pengembangan karir profesi guru dapat diperlihatkan pada diagram Pembinaan dan Pengembangan Profesi Guru berikut ini.

Gambar 1: Diagram Pembinaan dan Pengembangan Profesi Guru - https://librarypendidikan.blogspot.com/
Gambar 1: Diagram Pembinaan dan Pengembangan Profesi Guru
Untuk keperluan pelaksanaan PKB, maka disusunlah buku pedoman pengelolaan PKB. Penyusunan buku pedoman pengelolaan PKB ini bertujuan untuk:
  1. memberikan konsep dasar tentang PKB;
  2. menyajikan arahan untuk mendesain PKB di sekolah yang harus berorientasi kepada pencapaian belajar peserta didik dan berkaitan dengan proses penilian dan evaluasi kinerja guru; dan
  3. menyajikan sebuah acuan dalam memahami pengelolaan PKB di sekolah.

Pada kesempatan ini ucapan terima kasih disampaikan kepada berbagai pihak yang telah memberikan bantuan secara maksimal untuk dapat mewujudkan dan memungkinkan terbitnya buku ini.

Silahkan download bukunya di bawwah ini.
Mudah-mudahan buku ini dapat menjadi acuan dan sumber inspirasi bagi pihak-pihak yang akan dan telah terlibat dalam pelaksanaan PKB. Kritik dan saran yang membangun sangat diharapkan untuk menyempurnakan buku ini di masa mendatang. Akhirnya, semoga Allah SWT melimpahkan kekuatan pada kita untuk selalu berkomitmen melaksanakan perbaikan mutu pendidikan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab kita masing-masing. Amien

Monday, August 20, 2018

BUKU BAHASA INGGRIS SD KELAS 2, English Book Elementary School Grade 2

BUKU BAHASA INGGRIS SD KELAS 2, English Book Elementary School Grade 2, https://librarypendidikan.blogspot.com/
BUKU BAHASA INGGRIS SD KELAS 2, English Book Elementary School Grade 2
Buku Bahasa Inggris untuk Sekolah Dasar Kelas 2, English Book Elementary School Grade 2 - In the morning, In the apternoon, In the evening, In the night. Itulah salah satu materi Bahasa Inggris Kelas 2 Sekolah Dasar.
Daftar Isi dari Buku Bahasa Inggris SD Kelas 2 adalah sebagai berikut.

Table of Content
  • Chapter 1
  • Chapter 2
  • Chapter 3
  • Chapter 4
  • Chapter 5
  • Final Test
  • Note

Chapter 1
Feelings

Feelings, sentra pendidikan
Feelings

Chapter 2
My Daily Activity

My Daily Activity, sentra pendidikan
My Daily Activity

Lihat pula :
BUKU BAHASA INGGRIS KELAS 1, English Book Elementary Shool Grade 1
Time of Day
Time of Day, sentra pendidikan
Time of Day
Silahkan unduh filenya di bawah ini,
SENTRA PENDIDIKAN

Merekomendasikan :
Unduh Prota Promes RPP dan KKM KTSP SMP.MTs Kelas 7, 8, 9 Lengkap Semua Mata Pelajaran
Sumber : English for Elementary School Level

Sunday, July 29, 2018

Download Kumpulan Buku Kurikulum 2013 Kejuruan SMK, Buku TKJ 2013

Download Kumpulan Buku Kurikulum 2013 Kejuruan SMK
Download Kumpulan Buku Kurikulum 2013 Kejuruan SMK
Download Kumpulan Buku Kurikulum 2013 Kejuruan SMK - TKJ merupakan kepanjangan dari Teknik Jaringan Komputer yaiti sebuah program keahlian jurusan di sekolah tingkat SMK / STM. Gury-gutu memberikan materi atau mengajarkan materi TKJ kepada siswa / peserta didik tentang program-program teknik program atau keahlian, keterampilan, sikap agar maksimal dalam merakit, instal, repair atau memperbaiki komputer beserta jaringannya.

Kami di artikel kali ini akan membagikan Buku-Buku Kurikulum 2013 yang dibutuhkan oleh SMK, tetapi belum seluruhnya. Karena masih ada buku-buku lain yang sedang direvisi. Untuk memiliki Buku-Buku Kurikulum 2013 kami jadikan dalam "Download Kumpulan Buku Kurikulum 2013 Kejuruan SMK".
Suilahkan download / unduh semua buku yang telah kami sediakan di bawah ini.
Atau bisa saja di download / di unduh secara langsung dalam 1 (satu) file yang kami sediakan di bawah ini.


Merekomendasikan :
Unduh, Download Silabus & RPP SMK Kelas X (10), XI (11), XII (12) Semester 1 dan 2 Kurikulum 2013 Hasil Revisi
Contoh Program Kerja OSIS untuk SMA
Contoh Program Kerja dan Jadwal Kegiatan OSIS SMP, SMA, SMK format excel
Sebagai pesan / saran dari sentra pendidikan
Ingat jangan takut masuk SMK, banyak jurusan untuk mencari peluang bekerha untuk mandiri baik di dunia usaha, induhtri, IPTEK bahkan banyak lagi yang lainnya.
Maka dari itu janganlah berleha-leha belajar, tekun, giat, rajin dalm belajar akan mulai untuk menggapai cita-cita yang kalian impikan. Semoga saja. Amin

Friday, July 6, 2018

Administrasi Kelas Buku Pemberian Tugas Guru Kepada Siswa

Administrasi Kelas Buku Pemberian Tugas Guru Kepada Siswa - Dalam pembelajaran yaitu adanya istilah Metode Pemberian Tugas. Jadi Metode Pemberian tugas merupakan suatu metode mengajar yang diterapkan dalam PBM (Proses Belajar Mengajar), yang biasa disebut dengan metode pemberian tugas.
Marilah kita baca dulu sedikit tentang :
Biasanya guru memberikan tugas itu sebagai pekerjaan rumah. Akan tetapi sebenarnya ada perbedaan antara pekerjaan rumah dan pemberian tugas seperti halnya yang dikemukakan : Roestiyah dalam bukunya “Didaktik Metodik” yang mengatakan : “ Untuk pekerjaan rumah, guru menyuruh membaca dari buku dirumah, dua hari lagi memberikan pertanyaan dikelas. Tetapi dalam pemberian tugas guru menyuruh membaca. Juga juga menambah tugas (1),cari buku lain untuk membedakan(2), pelajari keadaan orangnya”(roestiyah, 1996 : 75 ). Dalam buku lainnya yang berjudul Startegi Belajar Mengajar  hal.132, Roestiyah mengatakan teknik pemberian tugas memiliki tujuan agar siswa menghasilkan hasil belajar yang lebih mantap, karena siswa melaksanakan latihan-latihan selama melakukan tugas, sehingga pengalaman siswa dalam mempelajari sesuatu menjadi lebih terintegrasi.

Dengan pengertian lain tugas ini jauh lebih luas dari pekerjaan rumah karena metode pemberian tugas diberikan dari guru kepada siswa untuk diselesaikan dan dipertanggung jawabkan. Siswa dapat menyelesaikan di sekolah, atau dirumah atau di tempat lain yang kiranya dapat menunjang penyelesaian tugas tersebut, baik secara individu atau kelompok. Tujuannya untuk melatih atau menunjang terhadap materi yang diberikan dalam kegiatan intra kurikuler, juga melatih tanggung jawab akan tugas yang diberikan. Lingkup kegiatannya adalah tugas guru bidang studi di luar jam pelajaran tatap muka. Tugas ditetapkan batas waktunya, dikumpulkan, diperiksa, dinilai, dan dibahas tentang hasilnya. Dalam memberikan tugas keadaan siswa, guru harus memperhatikan hal-hal berikut ini :
  1. Memberikan penjelasan mengenai tugas yang berikan
  2. Tujuan penugasan
  3. Bentuk pelaksanaan tugas
  4. Manfaat tugas
  5. Bentuk Pekerjaan
  6. Tempat dan waktu penyelesaian tugas
  7. Memberikan bimbingan dan dorongan
  8. Memberikan penilaian
Adapun jenis-jenis tugas yang dapat diberikan kepada siswa yang dapat membantu berlangsungnya proses belajar mengajar :
  1. Tugas menulis halus / tulisan latin untuk kelas rendah SD/MI
  2. Tugas membuat rangkuman
  3. Tugas membuat makalah
  4. Menyelesaikan soal
  5. Tugas mengadakan observasi
  6. Tugas mempraktekkan sesuatu
  7. Tugas mendemonstrasikan observasi
Kelebihan dan Kelemahan Metode Pemberian Tugas

Metode pemberian tugas ini dalam pelaksanaannya memiliki beberapa kelebihan disamping juga mempunyai beberapa kelemahan. Adapun kelebihan metode pemberian tugas  diantaranya adalah Metode ini merupakan aplikasi pengajaran modern disebut juga azas aktivitas dalam mengajar yaitu guru mengajar harus merangsang siswa agar melakukan berbagai aktivitas sehubungan dengan apa yang dipelajari, sehingga :

Kelebihan metode pemberian tugas :
  1. Dapat memupuk rasa percaya diri sendiri
  2. Dapat membina kebiasaan siswa untuk mencari, mengolah menginformasikan dan dan mengkomunikasikan sendiri.
  3. Dapat mendorong belajar, sehingga tidak cepat bosan
  4. Dapat membina tanggung jawab dan disiplin siswa
  5. Dapat mengembangkan kreativitas siswa
  6. Dapat mengembangkan pola berfikir dan ketrampilan anak.
Adapun kelemahan metode pemberian tugas :
  1. Tugas tersebut sulit dikontrol guru kemungkinan tugas itu dikerjakan oleh orang lain yang lebih ahli dari siswa.
  2. Sulit untuk dapat memenuhi pemberian tugas
  3. Pemberian tugas terlalu sering dan banyak, akan dapat menimbulkan keluhan siswa,
  4. Dapat menurunkan minat belajar siswa kalau tugas terlalu sulit
  5. Pemberian tugas yangmonoton dapat menimbulkan kebosanan siswa apabila terlalu sering.
  6. Khusus tugas kelompok juga sulit untuk dinilai siapa yang aktif.
Demikianlah sedikit ulasan tentang metode pemberian tugas. Semoga ermanfaat. Ada berbagai metode pembelajaran setelah metode pemberian tugas.
Semua tugas-tugas yang diberikan oleh guru kepada siswa tersebut di atas haruslah dicatat oleh guru, yaitu mulai dari hari, tanggal tugas itu diberikan, Mata Pelajaran, Materi Pokok/Tema/Sub Tema, diberikan tanggal, harus selesai tanggal, hasil yang diperoleh siswa, serta berikan keterangan tentang tugas tersebut baik kelebihannya maupun kekurangannya.
Lihat Format Buku Pemberian Tugas Guru Kepada Siswa di bawah ini.
Cover atau Sampul Buku Pemberian Tugas
Cover / Sampul Buku Pemberian Tugas Guru Kepada Siswa-https://librarypendidikan.blogspot.com/
Cover / Sampul Buku Pemberian Tugas Guru Kepada Siswa
Format Buku Pemberian Tugas
Format Buku Pemberian Tugas-https://librarypendidikan.blogspot.com/
Format Buku Pemberian Tugas
Silahkan unduh/download selengkapnya di bawah ini.
Selamat menjadi guru yang baik dan profesional.
Salam Blogger SENTRA PENDIDIKAN