Monday, April 10, 2017

Kumpulan Contoh-Contoh Surat

Kumpulan Contoh-Contoh Surat - Salam sehahtera untuk kita semua. Pada kali ini akan berbagi tentang surat menyurat. 
Baiklah, mari kita terus membaca artikel di bawah ini.

A. Surat Resmi

Surat resmi adalah surat yang dikirimkan oleh kantor pemerintah atau swasta kepada kantor pemerintah, atau dikirimkan oleh perseorangan kepada kantor pemerintah dan sebaliknya. Dikarenakan sifatnya yang resmi, dalam surat terdapat hubungan yang bersifat lugas dan seperlunya saja (langsung pada pokok pembicaraan atau permasalahan yang ingin disampaikan). Beberapa jenis surat yang tergolong surat resmi sebagai berikut:

1. pengumuman,
2. surat edaran,
3. surat permohonan, 
4. surat laporan,
5. surat pengantar,
6. surat keputusan,
7. surat instruksi,
8. surat tugas,
9. surat kuasa,
10. surat lamaran pekerjaan,
11. surat undangan resmi,
12. surat perjanjian, dan
13. nota dinas.

Catatan:
Surat perjanjian, surat sewa-menyewa rumah/ tanah, surat jual-beli, surat wasiat, akta dan yang sejenis dengan itu biasanya disebut surat dinas tetapi tetap bersifat resmi. Surat-surat semacam itu dapat digunakan sebagai bukti pengadilan.

1. Surat Pengumuman
Surat pengumuman adalah surat yang isinya memberitahukan sesuatu kepada masyarakat luas. Pengumuman ada yang bersifat resmi dan tidak resmi. Isi pengumuman bermacam-macam antara lain: pelarangan, lelang barang, lomba, kegiatan, penawaran, penerimaan pegawai, penerimaan siswa atau mahasiswa, dan sebagainya.
Sistematika surat pengumuman adalah:
1.    Kop surat (bila ada)
2.    Judul surat
3.    Nomor surat
4.    Kalimat pembuka surat pengumuman
5.    Isi pengumuman
6.    Kalimat penutup pengumuman
7.    Tanggal, bulan, tahun pengumuman dibuat
8.    Identitas pembuat atau penanggung jawab pengumuman.

2. Surat Edaran

Surat edaran sama halnya dengan surat pengumuman atau pemberitahuan kepada khalayak atau masayarakat secara umum, bisa juga bersifat resmi dan hanya ditujukan pihak yang berkepentingan terhadap isi dalam surat tersebut.
Biasanya contoh surat edaran umum seperti pengumuman kepada masyarakat terkait adanya adanya ancaman seperti gunung meletus atau banjir dan sebagainya
Kali ini saya akan kaksih sedkit contoh mengenai surat pengumuman atau edaran, jika kamu mau membuat nya bisa dikembangkan sendiri

Contoh surat edaran



KOP SURAT 
=============================================

SURAT EDARAN


Kepada Yth.
Pengunjung Pasar Malam
Di,-
Tempat



Dengan Hormat

Melalui surat edaran kami memberitahukan bahwa sejak tgl : 23 Septemer 2012 Pasar malam di alun-alun ditutup dan akan akan dibuka kembali pada TGL : 26 September 2012.
Demikian surat ini atas perhatiannya kami sampaikan terima kasih

Hormat kami


(Penyelenggara)

Demikian surat edaran ini semoga bisa bermanfaat untuk anda yang saat ini akan membuat pengumuman berupa edaran .


3. Surat Permohonan

Surat permohonan merupakan sebuah surat yang dibuat dengan tujuan untuk meminta/memohon sesuatu oleh sipembuat surat yang dalam hal ini bisa mengatasnamakan personal atau pun mewakili kelompok tertentu.

Ada banyak sekali jenis-jenis surat permohonan, mulai surat permohonan beasiswa, surat permohonan bantuan, surat permohonan hadir, surat permohonan penangguhan pembayaran, surat permohonan peninjauan ulang, dan masih banyak lagi.

Untuk Anda yang sedang membutuhkan contoh surat permohonan, berikut salah satu bentuk surat permohonan.

Contoh Surat Permohonan

KOP SURAT
========================================

No. : …………………………… ………………, ….-……-200..
Lamp : -
Hal : Permohonan

Kepada Yth.
Ketua Panitia PBA 2012
IKOPIN. Jatinangor

di-
Tempat


Dengan Hormat,

Setelah mendapatkan informasi beasiswa dari sekolah berupa Program Beasiswa Akadik (PBA) 2012 dari Institut Koperasi Indonesia (IKOPIN. Jatinangor) bersama ini saya mengajukan permohonan agar dapat mengikuti program beasiswa tersebut.
Sebagai bahan pertimbangan, berikut ini saya sampaikan 1 (satu) berkas persyaratan beserta rekomendasi dari sekolah.

Demikian permohonan saya, atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

Hormat Saya,


ttd

……………………………..
(Nama)

4. Surat Laporan
Bagian-bagian isi laporan tergantung dari ragam laporan yang dibuat. Bagian-bagian dari laporan yang biasa digunakan adalah: 1) Sampul, 2) halaman judul, 3) surat penyerahan, 4) abstrak, 5) daftar isi, 6) pendahuluan, 7) isi, 8) kesimpulan dan saran dan 9) bagian pelengkap.
Sampul
Sampul atau cover adalah bagian yang biasanya berada paling luar. Berisi judul laporan, penyusun laporan, kepentingan penyusunan laporan, logo instansi, dan bulan pembuatan laporan.
Halaman judul
Halaman judul berisi judul laporan, nama dan identitas penerima laporan, nama dan identitas penulis, tempat dan tanggal. Judul laporan harus jelas, ringkas, lengkap, dan mencerminkan isi. Identitas dan nama penerima tidak selalu ditulis, tetapi jika disertakan biasanya diawali dengan kata “Diserahkan Kepada”. Nama dan identitas penulis didahului kata “Oleh” dan diikuti identitas penulis. Tempat dan tanggal ditulis di bagian bawah dengan terpisah.
Surat penyerahan
Surat penyerahan adalah surat formal yang berisi unsur-unsur konvensional surat dengan judul “Surat Penyerahan”. Sebenarnya surat penyerahan ini bukanlah bagian dari laporan, tetapi hanya sebagai pengantar dan sifatnya perorangan.
Abstrak
Abstrak adalah suatu uraian yang bertujuan menerangkan aspek-aspek yang ditulis dan informasi penting dalam laporan kepada pembaca. Ini penting untuk melihat secara sekilas isi dari laporan. Dapat juga digunakan untuk menyegarkan ingatan agar ingat kembali isi laporan yang sudah dibaca.
Daftar isi
Daftar isi adalah bagian dari laporan yang menunjukkan garis besar judul, subjudul laporan yang memberi gambaran dan petunjuk topik apa saja yang dilaporkan. Daftar isi berguna untuk memudahkan pembaca mengetahui struktur dari laporan.
Pendahuluan
Pendahuluan adalah bagian dari laporan yang berfungsi sebagai pengantar sebelum memasuki inti dari suatu laporan. Pendahuluan berisi tentang latar belakang masalah, ruang lingkup, uraian ringkas penyusunan, tujuan, sumber informasi, waktu pelaksanaan, dsb.
Isi
Isi dari laporan menyangkut persoalan dan segala sesuatu yang berkaitan langsung dengan persoalan tersebut. Biasanya isi laporan meliputi: hasil pengamatan, pencocokan data dan fakta, faktor pendukung dan penghambat, pembahasan dan hasil dari sesuatu yang telah dilaksanakan mengenai pokok persoalan yang akan dilaporkan.
Kesimpulan dan saran
Kesimpulan dan saran adalah bagian penutup dari laporan. Kesimpulan ditarik dari fakta-fakta dan banyak mempersoalkan hubungan logis. Sedangkan saran merupakan langkah atau alternatif-alternatif penyelesaian masalah supaya masalah dapat diatasi dengan sebaik-baiknya. Bentuk kesimpulan tergantung dari isi laporan karena urutannya penyajiannya sesuai dengan isi laporan.
Bagian Pelengkap
Bagian pelengkap adalah bagian dari laporan yang melengkapi laporan. Bagian pelengkap ini biasanya berupa lampiran dan bibliografi. Misalnya lampiran tentang data yang telah dikumpulkan, foto-foto, peta, dan lain sebagainya.



5. surat pengantar,
Surat pengantar adalah surat tertulis yang diasampaikan kepada pihak yang akan dimintai bantuan, baik itu perusahaan maupun indifidual.

Contoh Surat Pengantar
KOP SURAT
-----------------------------------------------------------------------------------------------

Nomor : 08/P.EP/VII/2016
Lampiran : 1 (Satu) Bandel Proposal
Hal : Surat Permohonan Bantuan Dana

Kepada Yth,
.........................
Di-tempat

Salam sejahtera

Puji syukur kehadirat Tuhan yang maha Esa. Semoga kita senantiasa dalam lindungan-Nya serta diberikan kemurahan rizki.
Sehubungan dengan akan diadakannya even perlombaan di Desa Cengkareng - Lambangan - Magetan, maka dengan ini kami atas nama panitia dan pemerintah Desa bermaksud untuk meminta bantuan dana kepada Ibu.

Dana tersebut akan kami alokasikan untuk operasional selama berlangsungnya even perlombaan hingga selesai.

Demikian surat permohonan bantuan dana ini kami buat. Atas perhatian, partisipasi serta kesediaannya untuk memberikan bantuan kami sampaikan banyak terimakasih.


(Tempat dan tanggal pembuatan surat)

Hormat kami

Panitia,

Ketua                                                                                    Skretaris


(Nama Ketua)                                                                  (Nama Sekretaris)

Mengetahui,
Kepala Desa ..................


(Nama Kepala Desa).


6. surat keputusan,

Surat keputusan dibuat untuk berbagai kepentingan. Pengertian surat keputusan adalah berisi sebuah keputusan oleh kelompok, instansi, lembaga, atau perorangan tentang sebuah keputusan yang telah/akan diambil.

Seperti halnya jenis-jenis surat lainnya, surat keputusan juga memiliki banyak variant. Ada surat keputusan untuk pengangkatan karyawan, surat keputusan untuk meniadakan gugatan, dan masih banyak lagi. 


Dibawah ini adalah contoh surat keputusan untuk pengangkatan karyawan.

SURAT KEPUTUSAN
No. 120/SK/DRA/XII/18

Tentang
Pengangkatan Sebagai Karyawan Tetap


Setelah melakukan beberapa tahapan evaluasi terhadap kinerja Sdr. : ……………………… terhitung mulai tanggal : ……………………… dengan jabatan sebagai pegawai sementara PT : ……………………… dibagian Manajemen, maka dengan ini PT : ……………………… menganggap Sdr. telah memenuhi kriteria untuk diangkat menjadi karyawan tetap dengan ketentuan sebagai berikut:

Menimbang : ………………………
Mengingat : …………………………
Memperhatikan : ………………………     

MEMUTUSKAN

-  Mengangkat Sdr. : ………………………  sebagai : ………………………
-  Bila mana dikemudian hari ditemukan kekeliruhan atau kesalahan dengan diterbitkannya Surat Keputusan ini, maka pihak perusahaan akan melakukan penyesuaian ulang sebagaimana mestinya.
-  Surat keputusan ini disampaikan kepada Sdr. : ………………………
  
Pada tanggal   : ………………………
Mulai berlaku sejak tanggal : ………………………


PT : ………………………



*) Tandatangan disini manajer/pimpinan


7. Surat Instruksi

Surat instruksi adalah surat yang berisi perintah dan petunjuk-petunjuk yang bersumber pada peraturan dan kebijaksanaan pemimpin. Surat instruksi biasanya digunakan di lingkungan pemerintahan  dan lingkungan swasta. Umumnya, surat instruksi ditujukan kepada banyak pihak, berbeda dengan surat perintah yang umumnya ditujukan kepada pihak tertentu saja.

Berikut Contoh Surat Instruksi Kerja 

KEPALA/KOP SURAT PERUSAHAAN
==============================================


INSTRUKSI KERJA
No …………………………..


Tanggal     : ………..........................
 Kepada     : ………..........................
 Diberikan oleh : ………..........................
 Disetujui oleh     : ………..........................

Instruksi kerja lapangan, menjadi perwakilan pada pembukaan cabang baru showroom milik PT …………… dengan instruksi kerja sebagai berikut.
 1.    ………….
 2.    ………….
 3.    ………….
 4.    ………….
 5.    ………….

Demikian instruksi kerja ini agar dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Tertanda Tangan,
Pimpinan




 …………………
…………………..


8. Surat Tugas
1.      Pengertian Surat Tugas
Surat tugas adalah surat yang dikeluarkan oleh instansi atau pihak yang lebih tinggi dan  ditujukan kepada  pihak bawahan untuk melaksanakan suatu tugas tertentu.

2.      Fungsi Surat Tugas
Surat tugas diperlukan agar pengemban tugas memperoleh pengesahan formal terhadap tugas yang harus dilaksanakan.
Surat tugas juga berguna untuk instansi yang dituju untuk memperlancar tugas pegawai atau pejabat yang berhubungan dengan lembaga atau instansi yang berkaitan dengan tugasnya.

3.      Bagian Surat
a.       Kepala surat
a)      Tulisan “SURAT TUGAS”
b)      nomor surat tugas
b.      Isi surat tugas
a)      Identitas pejabat/atasan
b)      Identitas pegawai/pejabat yang diberi tugas
c)      Materi tugas yang dirumuskan secata singkat,  jelas dan tegas.
d)     Memuat tugas yang diberikan, pertanggung jawaban, jangka waktu pelayanan tugas.
4.      Bahasa Surat
a.       Bahasa baku
b.      Bahasa jelas atau tidak bermakna ganda
c.       Lugas: tidak mubazir, tidak banyak basa-basi, mengikuti perkembangan bahasa surat
d.      Efektif dan efisien
e.       Bernalar 
contoh surat tugas
PT GLOBAL PARAKASI
JalanBatuPualam Jaya No. 12 Jakarta
Tlp. (021) 82474567 Fax. (021) 82474568 E-mail :Globalparakasi@gmail.com
=========================================================
SURAT TUGAS
No. 543/tgs-BMI/VI/13

Direktur  PT Global Parakasi – JAKARTA, dengan ini memberikan tugas kepada:
      Nama               : Bobby Karno Birowo                      
      Jabatan             : Kepala bagian HRD
      Alamat             : Jl. Damai No. 11 Jakarta Selatan

Untuk mengikuti seminar  “PENINGKATAN SUMBER DAYA MANUSIA”,  pada :
      Hari                 : Senin-Selasa/14-15 Juni 2013
      Tempat            : Bali Room – Hotel Indonesia, Jakarta

Demikian surat tugas ini dibuat untuk dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.  Segala bantuan dan kerjasama yang diberikan sangat kami hargai.
                                                                                                            Jakarta, ..............



                                                                                                            Ir. Ahmad Nugraha
                                                                                                            Direktur 
9. Surat Kuasa,
Surat kuasa adalah surat yang berisi pelimpahanwewenang dari seseorang atau pejabat tertentu kepada seseorang atau pejabat lain. Pelimpahan wewenang dapat mewakili pihak yang memberi wewenang.
bagaimana cara membuat surat kuasa yang baik dan benar, simak ulasannya berikut ini.

1. Tulis judul di atas yaitu Surat Kuasa, dalam hukum bisa berupa Surat Kuasa khusus maupun Surat Kuasa Substitusi
2. Cantumkan pihak-pihak yang terlibat dalam pengalihan kuasa. Pertama tulis profil pemberi kuasa kemudian tulis juga profil penerima kuasa.
3. Tulis Perihal surat kuasa, untuk surat kuasa yang umum di masyarakat bisa berupa apakah pelimpahan kuasa pengambilan gaji, pengambilan cek, pengambilan barang , atau lain sebagainya. Setelah itu tulis profil penerima kuasa.
3. Penutup surat
4. Tanggal dan tempat pembuatan surat
5. Tanda tangan dan nama terang pemberi kuasa dan penerima kuasa
6. Selain itu terakhir juga bisa ditempel materai pada surat kuasa untuk menguatkannya secara hukum.






Penggolongan
1. Surat kuasa formal, biasanya menggunakan materai Rp.6000,- dilengkapi dengan pemberi kuasa, penerima kuasa serta saksi-saksi untuk memperkuat surat kuasa tersebut. Surat kuasa formal digunakan untuk hal-hal yang bernilai tinggi misalnya surat kuasa atas tanah, surat kuasa suatu usaha dan lain-lain.
2. Surat kuasa non-formal, tidak perlu menggunakan materai, cukup pemberi dan penerima kuasa saja.  Surat kuasa non-formal contohnya mengurus perpanjangan STNK, mengambil uang pensiun, pengambilan barang, surat wasiat dan lain-lain.
Macam-macam
Surat kuasa pengambilan dokumen kependudukan
Surat kuasa pengambilan gaji/pembayaran
Surat kuasa mencairkan uang
Surat kuasa penjualan
Surat kuasa pengambilan keputusan usaha
Surat kuasa pengambilan keputusan politik
Ciri-ciri
1. Surat berisi pemberian kuasa/wewenang kepada seseorang untuk mengurus sesuatu kepentingan
2. Bahasa yang digunakan singkat, lugas, efektif, dan tidak terbelit-belit
Bagian
Kepala surat
Nomor surat
Pemberi kuasa
Identitas pemberi kuasa
Penerima kuasa
Identitas penerima kuasa
Hal yang dikuasakan
Waktu pemberian kuasa
Tanda tangan penerima dam pemberi kuasa

Dalam membuat surat kuasa yang baik dan benar perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut :
1. Pada bagian atas surat tulislah judul yaitu Surat Kuasa
2. Cantumkan pihak–pihak yang terlibat dalam pengalihan kuasa. Pertama tulis biodata singkat pemberi kuasa kemudian tulis biodata singkat penerima kuasa.
3. Tulis Perihal surat kuasa dimaksud misalnya untuk pengambilan gaji atau pensiun, pengambilan cek, pengambilan barang dan lain-lain.
4. Penutup surat.
5. Tanggal dan tempat pembuatan surat kuasa.
6. Tanda tangan dan nama terang pemberi kuasa dan penerima kuasa.
7. Untuk menguatkan surat kuasa dapat dibubuhi materai seperlunya.


Contoh Surat Kuasa 2

Saya yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama                       : Drs. Azhar Lubis, M.Sc.
Tempat/Tgl. Lahir         : Medan, 27 Agustus 1966
Pekerjaan                 : Pegawai Negeri Sipil
Alamat                       : Perumahan Reni Jaya Blok H/3 No. 11
   Pamulang, Tangerang, Banten

Memberikan kuasa pengambilan gaji untuk bulan Mei 2013, dikarenakan saya sedang melaksanakan ibadah umroh. Untuk mengambil gaji tersebut, saya akan memberikan kuasa kepada :

Nama                 : Harry Santosa
Tempat/Tgl. Lahir : Sumedang, 14 April 1979
Pekerjaan         : Swasta
Alamat                   : Jl. H. Ung Kemayoran Gempol RT. 1/7
                                  Kel. Kemayoran, Kec. Senen, Jakarta Pusat

Demikian Surat Kuasa ini kami buat dengan sebenar-benarnya agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

                                                                                 Jakarta, 30 April 2013

Penerima Kuasa                                                      Pemberi Kuasa
                                                                                    
                                                 Materai
                                                                               Rp. 6.000,-

 (Harry Santosa )                                                   (Drs. Azhar Lubis, M.Sc.)


SURAT KUASA 
PENGAMBILAN BPKB

Yang bertandatangan di bawah ini:

Nama                           : Panji Laksono
Tempat/tanggal lahir       : Palembang, 9 Mei 1977
Pekerjaan                     : Komisaris PT. Tiara Cipta         
Alamat                         :  Jl. Kayu Putih Blok A No. 34
                                         Komp Pulo Mas Jaya
                                                  Jakarta Timur
      
Dengan ini memberi kuasa penuh kepada:
Nama                           : Budianto    
Tempat/tanggal lahir       : Jakarta, 2 Februari 1983
Pekerjaan                     : Karyawan PT. Tiara Cipta
Alamat                         : Jl. Kampung Melayu Kecil
                                       RT. 009/Rw. 008 No. 9A
                                       Kampung Melayu
                                       Jakarta Timur
                
Untuk mengambil BPKB dengan nomor polisi B 9898 WA tahun 2007.
Demikianlah surat kuasa ini saya buat. Semoga dapat digunakan sebagaimana mestinya.


Mengetahui
Pemberi Kuasa                                                                       Penerima Kuasa




(Panji Lakson)                                                                          (Budianto)


  SURAT KUASA PENGAMBILAN UANG

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama                           : Puji Astuti
Alamat                         : Jl. Buah Batu No. 5
                                      Terusan Buah Batu
                                      Bandung- Jawa Barat

Bermaksud memberikan kuasa kepada:

Nama                           : Retna Handayani
Alamat                         : Jl. Purimas Indah
                                      Blok F No. 90
                                      Bandung- Jawa Barat

Untuk mengambil uang di Bank Central Asia (BCA) cabang Purimas Indah.
Semoga surat kuasa ini dapat digunakan sebagaimana mestinya.

Bandung, 4 Juni 2010

Pemberi Kuasa                                                                       Penerima Kuasa


(Puji Astuti)                                                                              (Retna Handayani)


SURAT KUASA PEMBELIAN BARANG
No. __________________

    Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama         :
Jabatan       :
Alamat        :

    Dengan ini, memberikan kuasa penuh dengan hak mengganti diri kepada:
Nama        :
Jabatan      :
Alamat       :
    Untuk menjadi perwakilan pemberi kuasa atas pembelian sejumlah barang berharga sebanyak … di toko … pada tanggal …. Demikian pemberitahuan surat kuasa ini agar dipahami oleh pemilik toko dan untuk memberikan hak sama kepada pemegang kuasa untuk melakukan pembelian dan pembayaran yang sah.
                                                                                                    _______,  ___  _______ 20
Yang diberi kuasa                                                                       Yang memberi kuasa

      …………………                                                                  ……………………

  SURAT KUASA UNTUK MENJUAL TANAH

Yang bertandatangan di bawah ini:

Nama                           : Tika Lestari
Tempat/tanggal lahir       : Jakarta, 5 Februari 1976
Pekerjaan                     : Ibu Rumah Tangga        
Alamat                         : Jl. Kali Pasir Ujung No. 87
                                         Ungaran – Semarang, Jawa Tengah        

Dengan ini memberi kuasa penuh kepada:

Nama                           : Slamet Raharjo         
Tempat/tanggal lahir       : Semarang, 8 April 1971
Pekerjaan                     : Karyawan PT. Boga Sejati
Alamat                         : Jl. Cempaka Warna RT. 009/RW.004
                                         Cempaka Putih Tengah, Jakarta Pusat

Untuk menjual tanah kepada Pihak lain dengan harga dan syarat-syarat yang ditetapkan sendiri oleh penerima kuasa atas Sebidang tanah Hak Milik Nomor : 089786 Seluas 500 m2 ( lima ratus meter persegi), yang terletak di Kecamatan Cempaka Putih, Kelurahan Cempaka Putih Timur’.

Demikianlah surat kuasa ini saya buat.


                                                                                               ......................., ..... ......................

Pemberi Kuasa                                                                       Penerima Kuasa





(Tika Lestari)                                                                            (Slamet Raharjo)


SURAT KUASA PENGAMBILAN GAJI


Yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama :
Tempat/Tgl. Lahir :
Tanda Pengenal : KTP/SIM No. ..
Alamat :

Memberikan kuasa pengambilan gaji untuk bulan ……….. dikarenakan orang
yang bersangkutan Nama : ………. mengalami halangan (sakit), oleh sebab itu 
saya memberikan kuasa kepada :

Nama :
Tempat/Tgl. Lahir :
Tanda Pengenal : KTP/SIM No. ..
Alamat :

Demikian Surat Kuasa ini dibuat, untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

                                                                                           ……………………………., 20

.
  Penerima Kuasa                                                              Pemberi Kuasa                                                                                          

                                                                                          Matere Rp6.000,-

( Nama penerima Kuasa)                                                 (Nama Pemberi Kuasa)


Berikut ini beberapa contoh surat kuasa :

Contoh 1

Yang bertanda tangan dibawah ini

Nama : ETY ZUNAIDAR
Jenis Kelamin : Wanita
Tempat Tanggal Lahir : Medan, 21 Juni 1973
Alamat : Cipondoh Makmur Blok E. IV/01
  RT 07/05 Kel. Cipondoh Makmur. Kec. Cipondoh
  No. KTP : 32.75.02.1002.08617.

Memberikan kuasa kepada

Nama : IRAWANSYAH HASIBUAN 
Alamat : Puri Dewata Indah Blok. Ag. No. 27
  RT. 03/02 Cipondoh Tangerang.
  No. KTP : 367.105.13.00.02

Untuk pengambilan :

Satu Buah Yunit : BPKB Mobil Suzuki Baleno 
Nopol : B. 2628 YH
Warna : Abu-abu Metalik 
No. Mesin : G168-ID- 602036 
No. Angka : MHDSY416VJ-102036. 

Demikianlah Surat Kuasa ini saya buat untuk dipergunakan sebagaimana semestinya.


                                                                                 Tanggal, ............................... 


Yang Diberi Kuasa                                          Yang Memberikan Kuasa





( RODIN HASIBUAN )                          ( BLOOM BUNYAMIEN )

Contoh 2

Saya yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama                         : Yusuf Fikri
Tempat/Tgl. Lahir               : Mamuju, 18 Oktober 1986
Pekerjaan                   : Pegawai
Alamat                         : Jl. Semar Mendem No 108 Surabaya
                  Kode Pos .......

Memberikan kuasa pengambilan gaji untuk bulan ………..  dikarenakan saya sedang sakit. Oleh karena itu, saya akan memberikan kuasa kepada :

Nama                                     : Firman Akbar
Tempat/Tgl. Lahir           : Sidoarjo, 10 Februari 1989
Pekerjaan                             : Swasta
Alamat                               : Perum Delta Sari BR No 39 Sidoarjo
                  Kode Pos .......

Demikian Surat Kuasa ini kami buat dengan sebenar-benarnya agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.
                                                                                                      ......................, ..........................
Penerima Kuasa                                                                            Pemberi Kuasa

                                                                                                       Materai
                                                                                                       Rp6.000,-

(Yusuf Fikri)                                                                                    (Firman Akbar)


Contoh 3

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama             : Ahmad Fahmi
Pekerjaan       : Pegawai
Alamat             : Jl. Maju Terus no 66

Melalui surat ini telah memberi kuasa kepada :

Nama             : Muhammad Rokim
Pekerjaan       : Tukang Kebun
Alamat             : Jl. Pelangi Indah No 14


Untuk mewakili atau bertindak untuk dan atas nama pemberi kuasa sebagai …. (jabatan / kekuasaan pemberi kuasa, sebutkan pula dasar kekuatan dari pemberi kuasa, misalnya adanya SK).

Untuk itu penerima kuasa dikuasakan untuk… (tujuan pemberian kuasa).

Kekuasaan ini diberikan dengan hak untuk melimpahkan (recht van substitute) baik sebagian atau seluruhnya yang di kuasakan ini kepada orang lain.

Demikian surat kuasa ini dibuat untuk digunakan sebagaimana mestinya.


                                                                                                                   ............ ,______20.

Penerima kuasa                                                                                             Pemberi Kuasa


                                                                                                                           Materai


Muhammad Rokim                                                                                          Ahmad Fahmi



10. surat lamaran pekerjaan

PENGERTIAN SURAT LAMARAN PEKERJAAN DAN CONTOH NYA.

Surat adalah informasi permohonan yang ditunjukan kepada orang lain melalui media cetak.
surat lamaran pekerjaan adalah surat yang digunakan untuk melamar pekerjaan yang ditulis oleh orang yang akan melamar pekerjaan.

surat lamaran pekerjaan berdasarkan sumbernya dibagi menjadi 2 yaitu : 
1. inisiatif sendiri
2. berdasarkan iklan

CONTOH SURAT LAMARAN PEKERJAAN

SURAT LAMARAN PEKERJAAN
...................., 25 Februari 20...

Hal           : Lamaran Pekerjaan
Lampiran : 5 Berkas 

Kepada Yth.
Manajer Personalia Kantin_Net
Komplek Pasar Leksono, Wonosobo

Dengan Hormat,
Sehubungan dengan iklan yang dimuat diharianWonosobo News, kamis,24 februari 2012, dengan ini saya :

nama                             : RAMDANI
tempat,tanggal lahir     : Wonosobo,25 Februari 2012
pendidikan akhir           : SMA Ma’Arif Leksono
alamat                           : Jalan manggis
desa / kelurahan         : Jonggolsari
kecamatan                   : Leksono
kabupaten                   : Wonosobo
telepon                           : ( 0286 ) .........................
email                             : Ramcompas@gmail.com

Bermaksud melamar pekerjaan pada jabatan Internet Cafe Operators yang dimaksud dalam iklan tersebut.
Sebagai bahan pertimbangan, saya lampirkan :
1. Daftar riwayat hidup
2. Fc.ijazah terakhir
3. SKCK
4. Kartu AK 1
5. KTP
Bila dikehendaki saya bersedia memenuhi panggilan untuk di Tes atau Interviu. 
demikian surat lamaran ini, atas perhatian Bapak/ Ibu, saya sampaikan terimakasih.

Hormat saya, 

RAMDANI 
CONTOH SURAT LAMARAN PEKERJAAN 2

SURAT LAMARAN PEKERJAAN


Garut,…………………………..


Hal           : Lamaran Pekerjaan
Lampiran : ……. Berkas 

Kepada Yth.
…………………………………………
Dengan Hormat,
Menunjuk kabar iklan ……………………………………… yang dimuat di…………………… , ………………….. ..
dengan ini saya : 
nama                             :
tempat,tanggal lahir     :
pendidikan
SD                               :
SMP                             :
SMA                             :
Perguruan Tinggi         :
Alamat                           :


Bermaksud mengajukan lamaran pekerjaan pada jabatan ………………………… yang dimaksud dalam iklan tersebut.
Bersama ini saya lampirkan :

    1. 
    2. 

Sebagai bahan pertimbangan bapak / ibu selanjutnya. 

Bila dikehendaki saya bersedia memenuhi panggilan untuk di Tes atau wawancara.
Atas perhatian bapak/ibu, saya sampaikan terimakasih. 

Hormat saya,





………………….




CONTOH SURAT LAMARAN PEKERJAAN 3

SURAT LAMARAN PEKERJAAN


Bandung,…………………………..


Hal           : Lamaran Pekerjaan
Lampiran : ……. Berkas 

Kepada Yth.
…………………………………………


Dengan Hormat,

Sehubungan dengan iklan yang dimuat di …………………… , …………………… , ……………… , …………….
membutuhkan karyawan pada bidang ………………………….. . sesuai dengan bidang tersebut, dengan ini, saya :
nama                             :
tempat,tanggal lahir     :
pendidikan                    
alamat                          
Bermaksud mengajukan Lamaran Pekerjaan pada bidang …………………..yang dimaksud dalam iklan tersebut. Sebagai bahan pertimbangan, bersama ini saya lampirkan berkas-berkas sebagai  berikut : 
      1.
      2. 
      3. 
Demikian surat lamaran pekerjaan ini saya ajukan, atas perhatian Bapak / Ibu, saya sampaikan terimakasih. 


Hormat Saya, 




…………………..

11. surat undangan resmi

Contoh surat undangan yang akan kita bahas saat ini adalah surat undangan resmi, surat ini biasanya digunakan dari instansi pemerinta, sekolah, perusahaan, dan yang lainnya. Namun sebenarnya, surat undangan ini bisa dituliskan dengan personal atau formal.

Memang terlihat sangat sepele, untuk urusan surat indangan ini, namun jika ini berhubungan dengan kata “resmi” berarti Anda harus membuatnya secara formal dan dengan format yang benar. Oleh karena itu kami akan mencoba melampirkan contoh surat undangan resmi dalam mengundang staf atau mahasiswa untuk mengikuti rapat yang akan membahas sebuah topik penting. Tidak berlama-lama lagi, berikut contoh surat undangan resmi:


Contoh Surat Undangan Resmi

Bandung, 26  Juni 20...
No             : 123/Indo/VI/2012
Perihal   : Undangan Rapat Pertemuan
Lamp       : -

Kepada :
Yth. ..............................
Di
TEMPAT.

Dengan hormat,

Sehubungan dengan akan diadakannya acara kerja bakti nasional yang akan dilaksanakan di Kampus Merdeka dalam memperingati Lustrum X!!!.

Maka dengan ini, kami mengundang seluruh staff pengajar, mahasiswa serta pegawai tetap S1 Elektronika untuk mengikuti rapat pertemuan guna membahas persiapan-persiapan acara kerja bakti nasional ini. Rapat pertemuan akan diadakan pada:

Hari / Tanggal   :  Minggu, 1 Juli 2012
Tempat                 :  Gelanggang Olahraga Bundaran HI
Waktu                 : 10.00 WIB s/d selesai

Demikian sekiranya pemberitahuan dari kami. Atas perhatian serta kehadiran Bapak dan Ibu pada acara tersebut, kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,



Rektor Blogger Indonesia,
12. surat perjanjian

Contoh Surat Perjanjian. Kadang kita di hadapkan sebuah persoalan yang membutuhkan surat perjanjian, seringkali surat perjanjian ini diperlukan ketika akan menjalani bisnis kerjasama agar di kemudian hari tidak terjadi perselisihan karena sudah ada surat perjanjian. Adapun pengertian dari surat perjanjian adalah surat yang berisi suatu kesepakatan bersama yang mengikat antara pihak-pihak tertentu untuk melakukan tindakan/perbuatan hukum yang telah disepakati bersama.

Kegunaan dari surat perjanjian ini adalah sebagai bukti bahwa sudah terdapat perjanjian sebelumnya agar jika pihak lain dalam surat perjanjian melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan perjanjian maka kita bisa menggungatnya. Selain digunakan dalam bisnis kerjasasurat perjanjian juga seringkali deigunakan sebagai perjanjian jual beli.

Surat perjanjian dapat dibedakan menjadi 2 diantaranya :
1. Surat Perjanjian autentik, yakni surat perjanjian yang melibatkan pejabat pemerintah sebagai saksi dari perjanjian yang dibuat.
2. Surat Perjanjian dibawah tangan, yakni kebalikan dari perjanjian autentik yaitu perjanjian yang tidak melibatkan pejabat pemerintah sebagai saksi.

Pembuatan surat perjanjian ini tidak bisa sembarangan karena hal ini menyangkut kesepakatan bersama antara beberapa pihak yang tentunya memiliki kekuatan hukum di dalam surat perjanjian tersebut. mengingat begitu pentingnya surat perjanjian blog famiblastingakan memberikan langkah langkah yang perlu di perhatikan dalam membuat surat perjanjian silahkan disimak.
Tips Membuat Surat Perjanjian yang Baik :

1. Persiapan dalam membuat surat perjanjian - Surat perjanjian adalah kontrak yang sah, Anda harus menuliskan semua ketentuan yang ingin Anda buat dalam surat perjanjian.
2. Untuk menghindari sengketa, Anda harus mendiskusikan dan buat daftar tugas serta hak-hak semua pihak yang disepakat bersama. Kunci untuk menyusun surat perjanjian adalah "Jangan Sampai ada yang Terlewatkan". Oleh karena itu, harus disebutkan secara mendetail dan terutama pada bagian tugas dan hak.
3. Datangi atau meminta pertolongan seorang profesional jika Anda menemukan kesulitan untuk menyusun surat perjanjian.
4. Jika berlaku, apa kewajiban setiap anggota untuk pihak ketiga harus disebutkan secara rinci. 'Pihak ketiga', mengacu kepada pihak luar kontrak atau saksi.
5. Semua pihak yang bersangkutan harus menandatangani surat tersebut dan tertulis dengan hak dan tugas yang tepat.
6. Surat perjanjian tersebut harus ditulis dalam bahasa yang dimengerti oleh semua pihak yang bersangkutan.

Nah diatas adalah beberapa tips untuk membuat surat perjanjian yang baik dan benar, sebagai bahan refrensi dalam membuatnya famiblasting akan memberikan contoh surat perjanjian yang baik :

Contoh Surat Perjanjian yang Baik dan Benar

SURAT PERJANJIAN

Pada hari ini, …… tanggal … bulan …. tahun …, di …………., yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama Lengkap :
No. KTP :
Alamat :
Pekerjaan :
Yang selanjutnya disebut sebagai Pihak Pertama

Nama Lengkap :
No. KTP :
Alamat :
Pekerjaan :
Yang selanjutnya disebut sebagai Pihak Kedua

Secara bersama-sama kedua pihak bersepakat untuk mengadakan perjanjian kerjasama usaha dengan ketentuan-ketentuan yang diatur dalam pasal-pasal sebagai berikut:
Pasal 1
Ketentuan Umum

•      Pihak Pertama selaku pemilik modal menyerahkan sejumlah uang tertentu kepada Pihak Kedua untuk dipergunakan sebagai modal usaha untuk jenis usaha …………. 
•      Pihak Kedua selaku pengelola modal dari Pihak Pertama bertanggungjawab untuk mengelola usaha sebagaimana tercantum dalam Pasal 1 Ayat 1 
•      Pihak Kedua menerima modal dalam bentuk uang dari Pihak Pertama yang diserahkan pada saat perjanjian ini disepakati dan ditandatangani 
•      Pihak Pertama akan mendapatkan keuntungan bagi hasil usaha menurut persentase keuntungan yang telah disepakati bersama sebagaimana diatur dalam Pasal 4 
•      Masing-masing pihak memiliki andil dalam usaha ini, baik modal maupun tenaga yang besar maupun pembagiannya sebagaimana tercantum dalam Pasal 2, 3, dan 4

Pasal 2
Modal Usaha

•      Besar uang modal usaha, sebagaimana disebut pada Pasal 1 Ayat 1 adalah sebesar Rp. …………. ( terbilang ………….. )
•      Modal Pihak Pertama tersebut diserahkan sebelum akad ini ditandatangani, yaitu pada hari ……. tanggal …… bulan …… tahun …… melalui transfer ke nomor rekening ………. Bank …… Cabang …… an. ………………

Pasal 3
Pengelola Usaha

•      Pihak Kedua bekerja mengelola usaha sebagaimana tercantum pada Pasal 1 Ayat 2
•      Dalam mengelola usahanya, Pihak Kedua bisa dibantu oleh sejumlah staf yang semuanya berstatus sebagai ……………………….
Pasal 4
Keuntungan

•      Keuntungan usaha adalah keuntungan bersih (Nett Profit), berupa keuntungan yang diperoleh dari kegiatan usaha (Cash Profit) dikurangi zakat ( …… % dari Cash Profit )
•      Nisbah keuntungan usaha untuk Pihak Pertama disepakati sebesar 10%

Pasal 5
Kerugian

•      Semua kerugian usaha sebagaimana tercantum pada Pasal 1 Ayat 2 ditanggung sepenuhnya oleh Pihak Kedua

Pasal 6
Laporan Usaha

•      Tutup buku akhir usaha dilakukan setiap bulan
•      Laporan bulanan terinci mengenai seluruh kegiatan usaha dikirimkan paling lambat 7 hari pada bulan berikutnya oleh Pihak Kedua kepada Pihak Pertama
•      Penyerahan hasil keuntungan sebagaimana dalam Pasal 4 Ayat 2 dilakukan selambatnya-lambatnya 7 hari setelah jatuh tempo pembayaran setiap tanggal 5 tiap bulannya dan akan diserahkan melalui transfer ke nomor rekening 1710569505 Bank Central Asia Cabang Pontianak an. Dwi Wahyudi, SE.

Pasal 7
Jangka Waktu Bersyarat

•      Jangka waktu kerjasama yang tersebut pada Pasal 1 adalah 6 bulan terhitung sejak perjanjian ini disepakati dan ditandatangani
•      Akan syarikat ini akan ditinjau kembali setiap akhir periode untuk diperbarui dan/atau dimusyawarahkan kembali oleh kedua belah pihak

Pasal 8
Hak dan Kewajiban

# Selama jangka waktu kerjasama, Pihak Pertama berkewajiban untuk :
•     Tidak mencampuri kebijakan usaha yang sedang dijalankan oleh Pihak Kedua
•    Tidak melakukan pemaksaan kepada Pihak Kedua untuk menjalankan usul, saran,   ataupun keinginannya dalam melaksanakan kegiatan usaha ini
•     Tidak melakukan kegiatan teknis di tempat usaha tanpa seizin dan sepengetahuan Pihak Kedua
•      Tidak mengambil atau menambah sejumlah modal usaha sebelum masa kontrak selesai
•      Tidak menjalankan bisnis usaha yang serupa dilakukan oleh Pihak Kedua
•      Berhak membatalkan perjanjian dan/atau mengambil kembali sebagian modal usaha dari Pihak Kedua setelah terbukti Pihak Kedua melakukan penyelewengan dan/atau mengkhiatani isi akad ini
•      Berhak untuk menunjuk ahli waris yang akan menerima keuntungan bagi hasil usaha bila berhalangan, yang dibuktikan dengan surat kuasa bertandatangan diatas materai

# Selama jangka waktu kerjasama, Pihak Kedua berkewajiban untuk :
•     Mengelola modal usaha yang telah diterima dari Pihak Pertama untuk suatu kegiatan usaha yang telah ditetapkan, selambat-lambatnya 1 minggu setelah akad disepakati dan ditandatangani
•     Membuat laporan periodik kegiatan usaha setiap bulan untuk diserahkan kepada Pihak Pertama
•     Melaporkan hal-hal yang bersifat luar biasa/musibah yang terjadi ketika kegiatan usaha sedang berjalan kepada Pihak Pertama selambat-lambatnya 3 hari setelah kejadian
•     Berhak mengelola dan menentukan kebijakan-kebijakan dalam kegiatan usaha
•     Berhak membatalkan perjanjian dan/atau mengembalikan kembali sebagian modal usaha dari Pihak Pertama setelah terbukti Pihak Pertama melakukan penyelewengan dan/atau mengkhianati isi akad ini
•     Wajib menyerahkan keuntungan bagi hasil kepada pewaris Pihak Pertama bila berhalangan dan menunjuk seorang ahli warisnya untuk menerima keuntungan tersebut

Pasal 9
Perselisihan

•     Apabila terjadi perselisihan antara kedua belah pihak sehubungan dengan akad kerjasama ini, kedua belah pihak bersepakat menyelesaikannya secara musyawarah
•     Segala sesuatu yang merupakan hasil penyelesaian perselisihan akan dituangkan dalam suatu berita acara
Pasal 10
Penutup

•     Surat akad ini mengikat secara hukum kepada kedua belah pihak
•     Hal-hal lain yang mungkin kelak akan muncul dikemudian hari dan belum diatur dalam surat akad ini akan dimusyawarahkan kedua belah pihak dan akan dituangkan dalam bentuk addendum
•     Surat akad ini dibuat rangkap 2, seluruhnya ditandatangani oleh kedua belah pihak pada hari dan tanggal dimuka setelah dibubuhi materai

Pihak Pertama                                                                    Pihak Kedua



(Nama Lengkap)                                                             (Nama Lengkap)

Pihak Ketiga (Saksi)
Saksi Pihak Pertama : .....................................(......................................)

Saksi Pihak Kedua : .....................................(......................................)
Nah demikianlah contoh surat perjanjian yang bisa saya berikan disini, semoga contoh surat ini dapat bermanfaat bagi anda semua khususnya bagi anda yang sedang mencari info mengenai contoh surat perjanjian, Salam.


13. nota dinas.

Contoh Nota Dinas – Surat Dinas adalah salah satu alat komunikasi yang tertulis yang digunakan untuk menyampaikan warta tentang kedinasan, dibuat oleh pejabat organisasi/instansi pemerintah. Surat dinas ini yang akan dijadikan bukti hukum untuk setiap tindakan yang diambil dalam suatu organisasi pemerintahan ataupun perusahaan swasta
Pengertian Memo atau nota dinas adalah surat khusus yang dipakai antarpejabat di lingkungan suatu lembaga. Bagi anda yang ingin membuat atau mencari referensi mengenai nota dinas. Berikut Contoh nota dinas


A. NOTA DINAS

No. ……………………………
…………..,  ………..  ……….. 20

Yth. ………….
Hal : …………

Dengan hormat,

Sehubungan dengan akan dilaksanakannya … (nama acara) pada tanggal … (tanggal, bulan, tahun), kami meminta agar Bapak/Ibu mengizinkan dan menugaskan staf masing-masing yang nama dan jabatannya tercantum pada daftar yang terlampir untuk mengikuti persiapan … (nama acara) di kantor pusat. Jika karena suatu hal di antara peserta ada yang terpaksa tidak dapat mengikuti latihan tersebut, diminta memberitahukan secara tertulis kepada bagian personalia.

Harap dimaklumi dan dilaksanakan.
………………….




………………………

Tembusan : ………








B. Surat Keluarga

Surat keluarga atau surat pribadi adalah surat yang berisi hubungan antara seseorang dengan orang lain. Isinya dapat berupa perkenalan, permintaan maaf, ucapan terimakasih, berita keluarga, ucapan duka cita, ucapan selamat atau sukacita, undangan, dan lain sebagainya.



C. Surat Niaga
1. Surat Penawaran
Surat penawaran memberi informasi tentang: a) nama barang yang ditawarkan dan jenisnya, b) kualitas atau spesifikasi, c) harga, d) potongan, e) cara pemesanan, f) cara pembayaran, g) syarat penyerahan, h) layanan purnajual (garansi), i) contoh barang (sampel).
Surat penawaran dapat dibuat berdasarkan iklan atau permintaan penawaran, kalimat pembukanya perlu menyebutkan iklan atau permintaan penawaran tersebut. Misalnya:
- Sehubungan dengan iklan Saudara dalam ... yang menyatakan bahwa Saudara mencari ...
- Kami telah membaca iklan Saudara dalam ... yang menyatakan bahwa Saudara membutuhkan ...
- Memenuhi surat Saudara tanggal ..., dengan ini kami kirimkan daftar harga (brosur) ...
2. Surat Permintaan Penawaran
Surat ini dibuat oleh calon konsumen karena tertarik terhadap suatu produk. Surat ini biasanya mengemukakan hal-hal sebagai berikut:
a. Menyatakan tertarik terhadap suatu produk.
b. Minta brosur atau informasi harga dan lain-lain yang berkaitan dengan pemesanan, seperti cara pembayaran, cara pengiriman, dan lain-lain.
c. Minta balasan secepatnya agar segera dapat melakukan pemesanan.
3. Surat Pesanan
Surat pesanan perlu memuat:
a. jenis barang yang dipesan
b. kualitas/ spesifikasi barang
c. jumlah barang
d. harga dan cara pembayaran
e. potongan
f. syarat pengiriman
Kalau pesanan dibuat berdasarkan surat penawaran atau iklan, kalimat pembukanya perlu menyebut surat pesanan atau iklan tersebut.
Contoh: 
- Surat Saudara tanggal ... beserta contohnya telah kami terima. Untuk itu kami harap Saudara mengirimkan ...
- Menjawab surat Saudara tanggal ..., dengan ini kami ...
- Kami telah membawa iklan Saudara pada ... mengenai penawaran ... . Oleh karena persedian kami habis, ...
- Berkenan dengan iklan Saudara dalam ... tanggal ..., dengan ini kami memesan ...
- Kami tertarik dengan iklan Saudara dalam ... tanggal ..., maka dengan ini kami mengirim wesel untuk ...
4. Surat Pengaduan
Dalam hubungan niaga sering terjadi kekecewaan pada salah satu pihak. Kekecewaan itu antara lain karena: jumlah atau kualitas barang tidak sesuai, kerusakan, keterlambatan pengiriman, atau pengingkaran isi perjanjian. Pihak yang merasa dirugikan biasanya membuat surat pengaduan. Berikut ini contoh-contoh kalimat pembuka surat pengaduan:
- Barang yang kami pesan telah kami terima. Akan tetapi, kami kecewa karena pengiriman barang tersebut mengalami keterlambatan bahkan melampaui waktu yang sudah ditentukan, sehingga ...
- Barang yang Saudara kirimkan telah sampai di tempat kami. Tapi mutunya tidak sesuai dengan yang kami pesan.
- Kiriman TV merk X telah kami terima. Namun, ternyata ketika kami buka peti no.5 tidak dilapis dengan baik sehingga kaca layar TV-nya pecah.
- Sebagaimana telah kita sepakati dalam surat perjanjian bahwa setelah pelunasan pembayaran, rumah segera dikosongkan. Namun, ternyata sampai saat ini rumah tersebut masih ada yang menempati, maka ...
Meskipun pengaduan berisi kekecewaan tapi isi pesan yang disampaikan sebaiknya diungkapkan dengan sopan dan tidak emosional.
Dalam surat pengaduan dicantumkan pula tuntuan (klaim) dari pihak yang dirugikan. Klain itu dapat berupa: meminta pemenuhan jumlah, permintaan potongan harga, permintaan penggantian barang, pembatalan, atau pun ganti rugi yang disesuaikan dengan kerugian yang didapat.

D. Surat Lamaran Pekerjaan
Surat lamaran pekerjaan berisi permohonan untuk bekerja pada suatu tempat. Hal yang perlu dikemukakan dalam surat lamaran di samping identitas diri adalah jasa yang dapat diberikan, pendidikan, kecakapan atau keahlian, serta pengalaman yang secara singkat disebut kualifikasi.
Pembuatan surat lamaran perlu memerhatikan ketentuan-ketentuan penulisan seperti:
- bentuk surat
- bahasa yang baik dan benar
- tulisan bersih, mudah dibaca, sesuai dengan kaidah ejaan
- bagian-bagiannya lengkap (meliputi: hal, tempat/ tanggal pembuatan surat, alamat, salam pembuka, isi surat, salam penutup, tanda tangan, dan nama jelas)
Surat lamaran pekerjaan dapat diajukan berdasarkan:
1. Iklan, menggunakan salam pembuka: 
- Setelah membaca iklan yang dimuat dalam harian ... tanggal ... yang isinya menyatakan bahwa ... 
- Dalam harian ... tanggal ... saya membaca iklan yang menyatakan bahwa PT XXX membutuhkan ... . Berdasarkan dengan hal tersebut maka ...
2. Informasi seseorang:
- Menurut informasi dari Bapak ..., pada bagian ..., perusahaan membutuhkan ... . Sehubungan dengan hal itu maka ...
3. Pengumuman resmi dari instansi yang membutuhkan tenaga:
- Berkenaan dengan pengumuman nomor: ... tanggal ... tentang penerimaan karyawan PT ... maka yang bertanda tangan di bawah ini: ...
4. Permohonan instansi pada sekolah:
- Setelah mendapat informasi dari kepala sekolah tentang permohonan tenaga kerja ...
5. Inisiatif sendiri:
- Yang bertanda tangan di bawah ini, ... dengan ini mengajukan permohonan untuk diterima sebagai karyawan pada ...
Hal-hal lain yang perlu diperhatikan dalam surat lamaran pekerjaan:
a. Daftar riwayat hidup
b. Fotokopi ijazah terakhir
c. Sertifikat-sertifikat (terkait dengan bidang yang ingin dilamar)
d. SKKB (Surat Keterangan Berkelakukan Baik)
e. Pas foto
Selain itu, instansi atau lembaga tertentu juga meminta persyaratan lain, misalnya:
a. Surat keterangan pengalaman kerja,
b. Surat keterangan berbadan sehat,
c. Surat izin orang tua, dan lain-lain. 

Daftar riwayat hidup (Curiculum Vitae) sebagai lampiran surat lamaran pekerjaan berisi hal-hal sebagai berikut:
a. nama
b. tempat dan tanggal lahir
c. alamat
d. nomor KTP
e. agama
f. jenis kelamin
g. tinggi dan berat badan
h. warga negara
i. status perkawinan
j. suami/istri (nama, umur, pekerjaan, alamat)
k. anak (nama, tanggal lahir, umur, pekerjaan)
l. orang tua (ayah dan ibu)
m. riwayat pendidikan (SD, SMP, SMA, Perguruan Tinggi)
n. kursus-kursus 
o. pengalaman kerja
p. prestasi
q. pernyataan yang menyatakan bahwa daftar riwayat hidup tersebut dibuat dengan sebenarnya
r. tempat tanggal pembuatan surat
s. tanda tangan dan nama jelas

Demikian kumpulan contoh-contoh surat. Semoga bermanfaat.
Mohon maaf apabila ada salah penulisan dan masih bayak kekurangan. 

0 comments:

Post a Comment